Kades Simolap Jadi “Kepala Tukang”, Bangun KMP dengan Hati dan Pemberdayaan Warga

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 09:37 WIB

4041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.com. Di tengah riuh pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (KMP), sosok Kepala Kampong Simolap, Kecamatan Sultan Daulat, tampil tak biasa. Ia bukan sekadar memberi instruksi dari jauh. Dengan tangan sendiri, ia mengangkat, mengukur, dan menyusun rangka kuda-kuda bangunan. Enerjik, sederhana, dan penuh ketulusan. Rabu (8/4), pemandangan itu menyita perhatian.

Seorang kepala desa yang juga merangkap sebagai kepala tukang. Bukan pencitraan, tapi panggilan jiwa yang telah lama melekat.
“Bagi saya, jadi tukang itu biasa saja,” ujarnya sambil tersenyum ramah. “Sebelum jadi kepala kampong, saya sudah puluhan bahkan ratusan kali membangun rumah. Memang itu latar belakang saya.”

Namun yang membuat perannya terasa berbeda bukan sekadar keahlian teknis. Ada visi sosial yang ia bawa. Ia menjadikan pembangunan KMP bukan hanya soal berdirinya gedung, tetapi juga tentang menghidupkan ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat saya jadi kepala tukang, saya bisa ajak warga ikut kerja harian. Satu dua orang, bahkan lebih. Setidaknya ada 4–5 kepala keluarga yang bisa terbantu. Itu sudah cukup berarti,” tuturnya ringan, diselingi tawa kecil.
Baginya, pembangunan bukan hanya tentang semen dan rangka baja. Tapi juga tentang rasa memiliki. Tentang kebersamaan yang tumbuh dari peluh yang sama.

Dari penelusuran awak media, peran ganda ini tak hanya terjadi di Simolap. Di tiga desa dalam Kecamatan Sultan Daulat, pola serupa terlihat. Kualitas bangunan tetap terjaga, namun yang lebih menonjol adalah keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Nama Muhamad Nurahman—yang akrab disapa warga—menjadi sosok sentral. Ia mampu menjembatani peran sebagai pemimpin kampong sekaligus pekerja lapangan. Komunikasinya sederhana, tapi menyentuh. Kepemimpinannya tidak berjarak.
Tak heran, kolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayahnya pun berjalan cair. Tidak kaku, tidak formalistik. Semua bergerak dengan satu tujuan: membangun kampong dengan kebersamaan.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh, Anton Steven Tin, turut mengapresiasi pendekatan tersebut.
“Kami melihat ini contoh baik. Kualitas bangunan terjaga, tapi yang lebih penting ada pemberdayaan masyarakat. Warga merasa memiliki. Ada komunikasi yang hidup. Ini yang jarang,” ujar Anton.

Gedung KMP yang dibangun perlahan menjelma bukan sekadar fasilitas ekonomi. Ia menjadi simbol gotong royong. Simbol kehadiran pemimpin yang turun langsung, bukan hanya hadir di atas kertas.
Masyarakat pun berharap, pola seperti ini bisa terus dipertahankan. Bahwa pembangunan desa tidak hanya meninggalkan bangunan fisik, tapi juga jejak kebersamaan dan kemandirian.
Di Simolap, seorang kepala kampong telah memberi contoh sederhana: memimpin tidak selalu dari depan meja, kadang cukup dari atas rangka bangunan—bersama rakyatnya.(*).

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:03 WIB

Pulihkan Pelayanan Pascabanjir,PT MTT Serahkan Bantuan Mobiler untuk Kelurahan Kampung Lama

Senin, 20 April 2026 - 14:25 WIB

Rumah Inspiratif Kelana dan Dinas Kelautan Perikanan Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Senin, 20 April 2026 - 13:12 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WIB

Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Berita Terbaru

NASIONAL

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 17:25 WIB