Gawat Ruang Kerja Bupati Batu Bara Disegel.Masa Pendemo

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 29 September 2023 - 20:21 WIB

40419 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara |  Puluhan massa TM Gemkara dibawah kordinator aksi Ismail SH, Erijaldi dan M. Adamalik kembali melakukan aksi unjuk rasa (unras) di depan kantor Sekda, Kantor Bupati dan Kantor DPRD Batubara, Jumat 29/9/2023.

Massa aksi tiba dengan membawa keranda membentang spanduk bertuliskan sejumlah tuntuan, diantaranya meminta Bupati Batubara Ir. H. Zahir bertanggung jawab atas lahan 300 Ha milik Pemerintah Daerah Batubara di Kwala Gunung.

Kordinator aksi TM Gemkara M. Adamalik dalam orasinya menyampaikan, Pemekaran Kabupaten Batubara dari Kabupaten Asahan bukan hadiah, tetapi perjuangan masyarakat Batubara dibawah kepemimpinan OK. Arya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu Tunas Muda Gemkara juga menuding Bupati Batubara Ir. Zahir penghianat masyarakat Batubara dengan melenyapkan aset Pemkab Batubara di PT. Kwala Gunung seluas 300 Ha yang hari ini hanya tersisa 12 Ha.” Pungkasnya.

Diujung aksi didepan kantor Bupati, massa pun menyegel pintu kantor Bupati Batubara dan menginjak -injaak keranda yang bertuliskan “OLIGARKI KELUARGA Pangeran” sebagai bentuk kekecewaan massa karena Bupati Batubara Ir. Zahir tidak pernah berkantor di kantornya, melainkan berkantor di rumah dinas di Tanjung Gading.

Selanjutnya massa menuju kantor DPRD melalui kordinator aksi Ismail SH, massa menuding Ketua DPRD Batubara telah melakukan pembohongan publik yang mengatakan lahan Pemkab Batubara di PT Kwala Gunung hanya 12 Ha.

Massa juga meminta DPRD Batubara untuk memanggil Sekda dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas tuntutan Tunas Muda Gemkara juga meminta DPRD Batubara segera membentuk Pansus terkait raibnya uang APBD Rp7,6 miliar yang Raib dan kaburnya mantan Kepala BPBD Saban Efendi Harahap yang merupakan eks PPK Dinas Kesehatan.

“Kami juga meminta Badan Kehormatan DPRD Batubara untuk mencopot Ketua DPRD karena dinilai tidak pro rakyat,” tegasnya.

TM Gemkara juga meminta Sekda untuk bertanggungjawab terkait pemanfaatan lahan lokasi pembangunan perkantoran Pemkab Batubara yang digunakan BUMD PT. Pembangunan Batra Berjaya menjadi areal perkebunan ubi.

Massa juga meminta DPRD untuk mencopot Dirut BUMD yang mengelola lahan PT Kwala Gunung dan lahan Ex PT. Socfindo Tanah Gambus yang diperuntukkan pembangunan perkantoran Pemkab Batubara.

Dikonfirmasi media awak media terkait tuntutan massa pencopotan Dirut BUMD, dengan santai Alexander Passa menjawab, “silahkan saja, tapi bayar dulu gaji saya dan para pegawai BUMD selama 10 bulan terakhir. “Kitakan sudah bekerja dan banyak pengeluaran dana pribadi untuk operasional. Dan silahkan cari orang lain yang mampu membenahi “kebobrokan” BUMD, tegas Alexander.

Berita Terkait

Kalapas Labuhan Ruku Perketat Pengawasan: Tidak Ada Narkoba, HP Ilegal, dan Pungli 
Kadus Sentosa Pematang Nibung Klirifikasi Galian C: Bukan Perdagangan, Melainkan Program Mencetak Sawah Rakyat
Tim Sat Samapta Polres Batu Bara gelar patroli roda-4 di exit tol Lima Puluh untuk antisipasi kejahatan jalanan
Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light dan Pengawasan SPBU di Lima Puluh  
Stok BBM di Kabupaten Batu Bara Umumnya Cukupi, Beberapa SPBU Alami Keterlambatan Distribusi  
Sat Samapta Polres Batu Bara Gelar Patroli Dialogis, Berikan Himbauan Kamtibmas dan Waspadai Hoaks
Polsek Labuhan Ruku amankan wisatawan di pantai Bunga dan pantai Bali pada hari Minggu
Polsek Labuhan Ruku amankan ibadah Minggu Paskah di enam gereja se-kecamatan datuk tanah datar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru