Riders Of Kawasaki Surabaya (ROKS) Lebih Dari Sekedar Klub Motorsport

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 30 September 2023 - 17:54 WIB

40944 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya _ Teropongbarat.co,- Klub atau komunitas otomotif sepeda motor kini sudah merajalela. Bahkan, sering kita temukan setiap jenis model motor, itu pasti punya komunitas masing-masing.

Klub motor juga tak hanya berasal dari kalangan model terbaru, sebaliknya motor atau mobil lawas pun memiliki klubnya sendiri.

Klub atau komunitas ini, tidak sama dengan geng motor. Jika mengusung kata geng, biasanya mereka merupakan sekumpulan orang yang hobi bersepeda motor dengan tujuan konvoi maupun touring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya saja, makin hari geng motor kerap meresahkan, karena kerap melakukan aksi kejahatan mulai dari pemerasan, hingga pengeroyokan hingga jatuh korban. Tentu ini sangat meresahkan masyarakat.

Beda dengan klub atau komunitas yang biasanya memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman mengenai aturan bagi anggota organisasi. Mereka juga kerap melakukan berbagai aktivitas positif, seperti kegiatan sosial. Seperti Riders of Kawasaki Surabaya (ROKS)

Nah, bicara soal ROKS, sering kali masyarakat awam hanya menilai jika klub Motorsport seperti ROKS hanya sekadar nongkrong atau berkumpul tanpa kejelasan.

Padahal, menurut Wahana Honda, ada beberapa manfaat jika bergabung dengan klub motor. Nah, mau tahu apa saja manfaatnya, bisa lihat ulasannya di bawa ini;

1.Dapat Ilmu Banyak

Manfaat pertama jika bergabung dengan sebuah klub motor adalah ilmu yang bisa diserap. Selain itu biasanya ada seorang senior yang disegani di sebuah perkumpulan pecinta otomotif. Nah sesepuh seperti ini yang perlu dikorek ilmunya.

Ilmu apa saja yang perlu dicari? Jadi setiap motor itu kan ada karakteristiknya sendiri-sendiri. Nah, yang perlu dicari adalah mengenali motor lebih baik lagi dengan berbagi pandangan dengan teman-teman di club.

2.Bantuan Sparepart Saat Urgent

Di jaman sekarang, komunitas motor sudah sangat terorganisir dan sangat mudah mendapatkan kontaknya, melalui group.

Bahkan menariknya, jika kalian yang sudah bergabung dengan klub, jika kendaraan mengalami masalah di jalan, maka biasanya bantuan akan banyak mengalir, seperti halnya sparepart di saat keadaan urgent.

Biasanya pinjam-meminjam antar rekan se-klub itu hal yang lumrah. Asal kita harus bertanggung jawab, dan tidak hanya muncul ketika butuh saja. Sebaliknya, mereka akan senang hati untuk bantuin teman yang sedang membutuhkan pertolongan

3.Ajang Silaturahmi

Karena komunitas sering melakukan perkumpulan, maka hal itu bisa merupakan bentuk dari menjaga tali silaturahmi. Dengan sering ngumpul, mereka beranggapan akan semakin banyak saudara-saudara baru.

Bahkan kadang banyak yang akrab dengan rider dari luar kota. Jadi jika nantinya kalian melancong ke kota mereka, pasti akan disambut dengan senang hati.

4.Berbagi Wawasan dan Pengalaman dengan Rider Lain

Ikut komunitas juga bisa menambah wawasan berkendara dan pengalaman di jalanan. Ada pepatah mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik.

Oleh karena itu, walaupun kalian masih amatir dan kurang pengalaman, namun bisa saja belajar dari pengalaman orang lain. Tentunya untuk menjadi pengendara motor yang lebih baik.

5.Membangun Karakter dan Jiwa Sosial

Ikut tergabung klub motor memang kerap menimbulkan tingginya jiwa sosial di masyarakat. Ya, klub atau komunitas motor tidak hanya sekadar touring atau konvoi, mereka juga melakukan bakti sosial dan berbagi dengan mereka yang kurang mampu.

Hal ini pula yang membuat klub atau komunitas motor kerap hadir membantu langsung di lokasi bencana alam. (MS/ AR Red).

Berita Terkait

Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan
*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*
*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*
Minibus dan Sepeda Motor Tertemper KA Sri Lelawangsa di Binjai,Dua Orang Luka Ringan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Kamis, 3 September 2026 - 18:40 WIB

Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 22:27 WIB

Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Rabu, 2 September 2026 - 08:47 WIB

vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan

Rabu, 2 September 2026 - 07:57 WIB

Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Mediasi Sengketa LHP Gagal, Warga Lembah Melintang Lanjut ke Ajudikasi

Selasa, 1 September 2026 - 12:30 WIB

ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

Berita Terbaru