Bau Busuk di Sultan Daulat: Dugaan Polusi dan Izin Misterius PT MSB II Kota Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:53 WIB

40144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Khusus | Teropongbarat.co | Subulussalam, 30 Oktober 2025.

Aroma menyengat menyeruak dari kawasan industri di Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Warga sekitar pabrik pengolahan kelapa sawit PT Mitra Sawit Bersama II (PT MSB II) menutup hidung, sebagian memilih mengenakan masker setiap sore hari.

“Biasanya mulai jam lima sampai enam sore, bau busuk itu datang. Kami tidak tahan,” ujar seorang warga yang rumahnya berjarak kurang dari satu kilometer dari pabrik, kepada Teropongbarat.co, Kamis (30/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Kepala Kampong Namo Buaya, Elmanshah, membenarkan adanya keluhan warga terkait dugaan pencemaran udara yang bersumber dari pabrik tersebut.

“Benar, memang sering kali warga kita mengeluhkan bau menyengat itu. Kemungkinan besar berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Bau menyengat yang tercium hingga ke pemukiman warga itu diduga berasal dari limbah cair pabrik milik PT MSB II. Tak hanya menimbulkan polusi udara, perusahaan ini juga disorot karena belum mengantongi izin lingkungan lengkap, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan UKL-UPL, yang menjadi syarat mutlak bagi industri pengolahan kelapa sawit.

Ketua Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Aceh (LPLHI), Ipong, menyesalkan sikap abai perusahaan terhadap tata kelola limbahnya.

“Kami minta pemerintah dan aparat penegak hukum segera memanggil pihak PT MSB II. Mereka harus bertanggung jawab atas pencemaran udara dan izin lingkungan yang belum jelas,” tegasnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Subulussalam, Lidin Padang, juga membenarkan bahwa perusahaan tersebut masih belum memiliki seluruh izin operasional yang seharusnya dimiliki oleh perusahaan profesional.

> “Memang masih ada beberapa perizinan yang belum tuntas, termasuk IMB dan izin lingkungan,” ungkap Lidin Kadis Peijinan Kita Subulussalam.

Namun, hingga kini tak ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum di daerah tersebut. Sejumlah sumber menyebutkan, PT MSB II diduga mendapat bekingan dari pihak berpengaruh di lingkar kekuasaan lokal, sehingga operasionalnya tetap berjalan tanpa hambatan.

Upaya konfirmasi kepada Humas PT MSB II, Drima Bukit, melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp tidak mendapat tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Bau limbah yang menguar setiap senja kini menjadi simbol ketimpangan antara hukum dan kekuasaan di Subulussalam. Warga mencium busuknya pencemaran, namun aparat seolah tak mencium apa-apa.
@Tim Investigasi Teropongbarat.co

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:03 WIB

Pulihkan Pelayanan Pascabanjir,PT MTT Serahkan Bantuan Mobiler untuk Kelurahan Kampung Lama

Senin, 20 April 2026 - 14:25 WIB

Rumah Inspiratif Kelana dan Dinas Kelautan Perikanan Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Senin, 20 April 2026 - 13:12 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WIB

Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Berita Terbaru

NASIONAL

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 17:25 WIB