BKSDA Singkil & Aceh Harus Pertanggungjawabkan Warga Yang Tewas di Serang Buaya

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 14:17 WIB

40611 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Singkil Teropongbarat.co. Warga meminta balai konservasi sumber daya alam(BKSDA)Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh untuk serius dan bertanggungjawab dalam penanganan ancaman buaya di perairan Sungai Lae suraya Kabupaten Aceh Singkil yang berulangkali telah menelan korban.

“Ini adalah fenomena perkembangan buaya jika tidak dikendalikan bahayanya bagi manusia dan tidak menutup kemungkinan korban akan terus bertambah di daerah pinggiran sungai Lae suraya dan Lae cinendang,” kata Pukak Dragon, Minggu 9 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulyadi alias Pukak Dragon menjelaskan
“Kalau dilihat dari kurun waktu dalam sepekan terakhir ini sudah dua (2) korban yang dimangsa oleh buaya air tawar itu yang pertama warga Desa Teluk Rumbia, kemudian warga desa Rantau Gedang Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil berujung meninggal dunia, ini sungguh sangat luar biasa.

“Kami yang hidup di DAS (daerah aliran sungai) ini selalu terancam, sangat menakutkan dan sebuah monster gentayangan, menjadi khawatiran masyarakat secara umum hari ini perlu menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama(BKSDA)dalam penanganan satwa liar ini,” Tegas Dragon.

Diketahui sebelumnya diberitakan warga desa Rantau Gedang Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Sawiyah (64), ditemukan juga meninggal dunia Minggu 9 Februari 2025, akibat serangan buaya liar di DAS lae Suraya.

Sawiyah, sebagai ibu rumah tangga, ditemukan sudah tak bernyawa dengan tangan kiri hilang akibat gigitan buaya. Penemuan jasadnya terjadi setelah usaha intensif dari para warga sejak Sabtu malam, disertai kerjasama antara aparat TNI-Polri Basarnas dan para unsur lainnya.
Ketua Forum Masyarakat DAS Singkil Lae Shoraya Anton Tinendung juga menyesalkan banyaknya warga daerah aliran sungai yang saat ini, terancam hidupnya untuk memenuji kebutuhan sehari hari, seperti mencuci pakaian, kebutuhan air minum, dan kini harus terancam lagi dengan Buaya Liar dikehiduoan mereka. Sejauh kuta sesalkan kinerja BKSDA Aceh yang kurang merespin dampak buaya liar diawpanjang sungai prioritas tersebut. Bila perlu seluruh personil BKSDA Singkil diganti dan melakukan kewaspadaan sejak dini atas bahaya buaya mengancam kehiduoan masyarakat sekitar DAS. Kata Anton tin ketua Forum DAS KPH wilayah Vl tersebut. BKPSDA harusnya dapat memberi jaminan, bagi warga aras keseamatan masyarakat. //177.t.im

Berita Terkait

Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri
Open Turnamen Bola Voli CV Tumangger Cup I: Adu Prestasi, Pererat Silaturahmi
Kapolsek dan Mukim Penanggalan Ajak Kandidat Pilkades Jaga Persaudaraan
Dugaan 35 AJB Bermasalah Mengemuka, Aduan LBH Sada Kata Berujung Penelusuran BPN Aceh
Empat Saksi Kunci Disiapkan, Penyidik Telusuri Jejak AJB Lahan Transmigrasi Lae Saga
Sejumlah Warga Lae Saga Minta Penyidik Waspadai Upaya Pengaburan Fakta Sengketa Lahan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:31 WIB

Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus

Jumat, 4 September 2026 - 14:19 WIB

Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:49 WIB

*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Minibus dan Sepeda Motor Tertemper KA Sri Lelawangsa di Binjai,Dua Orang Luka Ringan

Berita Terbaru