BUM-Des Nduma Karina Memilih Ternak Ayam Kampung Sebagai Komoditas Usaha Desa

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 16:15 WIB

40129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, Teropong Barat.com/Ratusan ayam kampung pedaging milik BUM-Des Nduma Karina di Desa Siempat Rube II, Kecamatan Siempat Rube kini sudah siap masuk pasar. Ayam-ayam ini tumbuh sehat, terawat dibawah arahan Jakkop Padang selaku Direktur BUM-Des Nduma Karina.

Sudah mulai dipasarkan, harapan kami sebenarnya ada penampung yang bisa menerima ayam-ayam ini sekaligus, jadi kandang langsung dikosongkan, langsung bisa kita bersihkan, untuk nanti diisi bibit ayam baru lagi, jelas Jakkop Padang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Kepala Desa Siempat Rube II, Drs. Alparet Padang menjelaskan, BUM-Des Nduma Karina memilih ternak ayam kampung sebagai komoditas untuk dikembangkan, mengingat ayam jenis ini tergolong banyak diminati di Kabupaten Pakpak Bharat, baik untuk dikonsumsi sendiri, juga untuk kebutuhan pada acara-acara adat tertentu.

Hal ini yang mendorong kami untuk mengembangkan ternak ayam jenis ini di peternakan kami, pasti laku di pasar, jelas dia. Ketika mengunjungi BUM-Des ini, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berpesan, agar unit usaha milik masyarakat Siempat Rube II ini dijaga dan dikembangkan terus.

Kalau sekarang ini, ditahap awal ini memelihara 500 ekor, nanti untuk selanjutnya dinaikkan lagi jadi 700 atau 1.000 ekor, lumayan kan, hasilnya dibagi bersama. Sekarang ini kebutuhan ayam pedaging memang sedang meningkat seiring program MBG yang dicanangkan Pemerintah.

Mudah-mudahan nanti BUM-Des yang ada di seluruh desa bisa menjadi mitra MBG, bisa menjadi penyedia bahan baku, sayuran, ikan, telur, ayam dan sebagainya, pasti meningkat pendapatan kita semua, ucap Bupati di lokasi.//ujgmaster24

Berita Terkait

Serunya “Pilkada Mini” di MTs Swasta Sukaramai: Tiga Pasang Calon, 70 Pemilih, dan Drama Suara yang Bikin Deg-degan
SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi
Satu Senja, Dua Perayaan, dan Sejuta Harapan dari Napasengkut
Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak
4 Bukti Sejarah yang Menguatkan Hipotesis Asal-Usul Suku Pakpak dari India
Pakpak Bharat 23 Tahun: Saatnya Pemerintah Mendengar Suara Rakyat
Indonesia Sulit Maju Bukan Karena Miskin, Tetapi Karena Salah Mengelola Kekayaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:54 WIB

Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Jumat, 4 September 2026 - 13:32 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, BRI Cabang Bantaeng Beri Kejutan Cenderamata di Momentum Harpelnas

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Jumat, 4 September 2026 - 07:42 WIB

PEMERINTAH DESA LANGKAK DAN POSRAMIL KUALA PESISIR HIMBAU WARGA CEGAH KARHUTLA DI MUSIM KEMARAU

Berita Terbaru