Dari Return ke Impact: Modal Global Beralih ke AI, Teknologi Hijau, dan Ekonomi Digital di Asia

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 24 Maret 2026 - 01:51 WIB

4069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapore – Pergeseran cara pandang terhadap kekayaan dan investasi global menjadi sorotan utama dalam Wealth Forum yang diselenggarakan di Singapore. Dalam forum tersebut, pelaku industri dan investor global membahas bagaimana capital tidak lagi hanya berfokus pada return, tetapi juga pada dampak jangka panjang terhadap ekonomi dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Erlin Veronica Hartanto, President Director WGS Group menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran signifikan dari capital preservation menuju capital with purpose. Menurutnya, investor, khususnya dari kalangan ultra high net worth dan family offices, semakin aktif mengalokasikan modal ke sektor-sektor transformasional seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital, serta teknologi hijau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Capital hari ini harus mampu menciptakan nilai yang lebih luas – tidak hanya secara finansial, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujar Erlin Veronica Hartanto di Singapura, Senin (23/3/2026).

Asia dinilai menjadi kawasan yang paling strategis dalam tren ini. Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, adopsi teknologi yang cepat, serta basis konsumen yang besar, Asia menawarkan peluang besar bagi investasi yang scalable dan berdampak. Sektor seperti e-commerce, digital infrastructure, serta green energy menjadi pendorong utama transformasi tersebut.

Lebih lanjut, Erlin Veronica Hartanto juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis ekosistem dalam investasi. Menurutnya, investor tidak lagi hanya berfokus pada satu entitas bisnis, tetapi membangun jaringan usaha yang saling terintegrasi, mulai dari teknologi, distribusi, hingga akses pasar untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Pendekatan ecosystem-driven memungkinkan capital untuk bekerja lebih efektif, mempercepat pertumbuhan, sekaligus mengurangi risiko dalam jangka panjang,” tambahnya.

Selain itu, aspek keberlanjutan juga menjadi bagian penting dalam strategi investasi modern. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI dan digital platforms, dinilai dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat supply chain, serta membantu perusahaan lebih adaptif terhadap perubahan global.

Forum ini juga menegaskan bahwa masa depan wealth tidak lagi hanya tentang akumulasi aset, tetapi tentang bagaimana capital dapat digunakan sebagai alat untuk menciptakan dampak nyata. Investasi yang mengedepankan inovasi, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat akan menjadi kunci dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan resilient.

Dengan dinamika global yang terus berkembang, peran investor dalam mengarahkan capital ke sektor-sektor strategis akan semakin menentukan arah pertumbuhan ekonomi regional, khususnya di Asia.

Berita Terkait

LBH DPD KNPI DKI Djakarta : Program MBG adalah Program Mulia, Apresiasi Pergantian Kepala BGN, berharap Kepemimpinan Baru Jalankan Tugas dengan Jujur dan Profesional
PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan
PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua
PP Gerakan Pemuda Alwashliyah : Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jangan di Politisasi
Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal
Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat Aksi dan Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Rosin Cs
Sanksi Gubernur Aceh Diduga Diabaikan, PT Rosin Dituding Jadi Simbol Pembangkangan Hukum dan Kerusakan Lingkungan
Program MBG Dinilai Tepat Sasaran, DPP LPPI Tolak Isu Pencopotan Kepala BGN

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB