Dibalik Jeruji: Motif dan Alasan Pelarian Empat Tahanan dari Rutan Aceh Singkil

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 6 Juni 2025 - 00:51 WIB

40191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil, teropongbarat.co. Aksi pelarian empat tahanan dari Rutan Kelas II B Aceh Singkil pada Rabu malam (4/6/2025) bukan sekadar upaya kabur biasa. Di balik jeruji besi yang mereka tinggal, tersimpan motif dan tekanan yang mendorong mereka nekat menerobos pintu sel dan memanjat dinding pembatas dengan sambungan kain, dalam aksi yang diduga sudah direncanakan matang.

Keempat tahanan—Paisal Bayu, Dandi Syahputra, Andre Hendrawan, dan Rajali—diketahui tersangkut kasus pencurian dan narkoba. Namun dari informasi awal yang dihimpun, motif pelarian mereka lebih kompleks dari sekadar keinginan menghindari hukuman. Ada desakan psikologis, persoalan keluarga, dan bahkan dugaan tekanan internal yang tak tertampung di balik sistem pemasyarakatan.

“Saya tak tahan lagi di dalam,” demikian pengakuan salah satu pelaku pelarian yang tertangkap beberapa jam kemudian, menurut sumber internal. Tahanan tersebut disebut-sebut mengalami depresi berat usai mengetahui bahwa anaknya mengalami kecelakaan di luar, dan tidak diizinkan untuk mengajukan penangguhan kunjungan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, narasumber lain dari kalangan warga binaan menyebut adanya ketidakpuasan terhadap fasilitas serta ketatnya kontrol di dalam Rutan, terutama terhadap napi kasus narkotika yang kerap merasa diperlakukan berbeda.

“Mereka sering bilang ini bukan rehabilitasi, tapi penumpukan,” ungkap salah satu warga binaan yang enggan disebut namanya.

Rangkaian pelarian ini pun diduga telah direncanakan secara kolektif. Mereka memilih waktu malam, ketika pengawasan melemah, dan menggunakan kain sambungan dari pakaian serta seprai sebagai alat panjat. Tanda-tanda upaya pelarian itu bahkan dikabarkan sempat terlihat sebelumnya—dengan beberapa tahanan mengeluh rusaknya fasilitas keamanan pintu kamar, namun belum ada tindakan penanganan saat itu.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, mengakui bahwa pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian prosedural maupun internal. “Kami tidak menutup kemungkinan ada unsur kelengahan atau bahkan keterlibatan,” tegasnya.

Kini, selain perburuan terhadap keempat tahanan yang kabur, insiden ini menjadi cermin buram sistem pemasyarakatan lokal yang membutuhkan evaluasi menyeluruh—bukan hanya dari sisi pengamanan, tapi juga pendekatan kemanusiaan di dalam lembaga tersebut.//Anton Tin**

Berita Terkait

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Heboh Pemilihan BPKamp Desa Kilangan: Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang !!!
Kepala Desa Lae Bangun yang baru terpilih, Pimpin Apel Pada Seluruh Pengurus Desa
Melalui Musyawarah Zainuddin BM Ditunjuk Sebagai Ketua Pengurusan Persolan Lahan Eks Transmigrasi Dengan PT Nafasindo
Dugaan Penyerobotan Lahan Milik Warga Polres Aceh  Singkil Bersama BPN Cek Titik Lokasi
Pesilat Aceh Singkil Rebut Medali di Pra-PORA 2026, Bupati Berikan Apresiasi
Buruh dan Warga Geruduk PT Nafasindo, Prof. Sutan Nasomal Minta Forkopimda Aceh Singkil Segera Turun Tangan
DISHUB ACEH SINGKIL GANDENG PT SOCFINDO PERBAIKI AKSES JALAN SMPN 4 GUNUNG MERIYAH

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terbaru