Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:39 WIB

4055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, kebutuhan akan ruang dialog publik yang jernih dan rasional menjadi semakin penting. Berangkat dari semangat tersebut, sebuah forum diskusi bertajuk *“Perkara Bangsa”* mengangkat tema *“Indonesia dan Konflik Global: Apa yang Bisa Kita Dapatkan?”*
Forum ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang hukum tata negara dan kebijakan publik, yaitu Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. dan Assoc. Prof. Dr. Freddy Harris, S.H., M.H. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana Indonesia membaca dinamika konflik global dari sudut pandang hukum, tata kelola negara, serta kepentingan nasional.

Perkembangan konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perubahan tatanan global berlangsung sangat cepat. Ketegangan antarnegara, persaingan ekonomi, serta perubahan konfigurasi kekuatan dunia membawa implikasi yang semakin nyata terhadap berbagai sektor di Indonesia, mulai dari ekonomi, kebijakan publik, hingga sistem hukum dan tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks tersebut, forum *“Perkara Bangsa”* hadir sebagai ruang diskusi yang mencoba mempertemukan berbagai perspektif—akademisi, praktisi, profesional, serta masyarakat luas—untuk membaca perkembangan global secara lebih jernih dan strategis.

Pada kesempatan yang sama, acara ini juga menjadi momentum peresmian *H.A.B Law Firm*, sebuah kantor hukum yang hadir dengan komitmen profesional yang dirangkum dalam tagline:
*“Teguh dalam Prinsip, Tajam dalam Mengungkap Kebenaran.”*

Peresmian *H.A.B Law Firm* dilakukan langsung oleh *H. Adang Bunyamin,* di dampingi oleh Managing Patner DR. Wasis Soesatyo, Rika Aryuna, S.E., S.H., M.M., dan Fuzail Abdulrahman sebagai penanda dimulainya kiprah institusi hukum tersebut dalam memberikan layanan profesional yang berintegritas.

Tagline yang diusung mencerminkan keyakinan bahwa dalam situasi global yang semakin kompleks, keberadaan profesional hukum yang menjunjung tinggi prinsip, independensi, serta keberanian dalam mengungkap kebenaran menjadi semakin penting bagi terciptanya kepastian hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Peresmian ini tidak hanya dimaknai sebagai peluncuran sebuah institusi profesional, tetapi juga sebagai bagian dari semangat kolaborasi untuk memperkuat praktik hukum yang berintegritas serta mendorong kualitas diskursus publik di Indonesia.

Ke depan, forum “Perkara Bangsa” diharapkan dapat berkembang sebagai ruang percakapan publik yang menghadirkan diskusi substantif mengenai berbagai persoalan strategis yang dihadapi Indonesia, baik dalam konteks nasional maupun global.

Di tengah derasnya arus informasi dan opini publik, kehadiran ruang dialog yang mendorong pemikiran kritis, rasional, dan konstruktif menjadi semakin relevan bagi kehidupan demokrasi dan masa depan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka serta kegiatan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. (*)

Berita Terkait

Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju
Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas
Awas Penunggang Gelap: Dugaan Operasi Senyap Framing Panglima TNI lewat Kasus Aktivis KontraS
Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia (Petisi Ahli) Siapkan 1000 Pengacara Dukung Polri Hadapi Gugatan CLS Kasus Ijazah Jokowi
Komunitas All Stars dan Gangster, Perkuat Silaturahmi untuk Cegah Tawuran di Jakarta Raya
Rabusin Ditahan, Publik Ingatkan Hakim Jangan Jadi Alat Kriminalisasi Sengketa Agraria

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Senin, 20 April 2026 - 00:10 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Minggu, 19 April 2026 - 19:33 WIB

Duka Mendalam, Ketua Passer WB DPW Jatim Dedik Susanto Berpulang, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Perjuangan

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Babinsa Desa Centini, Bulutigo, Bulubrangsi & Durikulon Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

Minggu, 19 April 2026 - 16:46 WIB

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora Dilaporkan Meninggal Dunia Setelah Menjadi Korban Penikaman Oleh Orang Tak Dikenal (OTK) 

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Prajurit Pasmar 2 bersatu padu bersama warga Tengger Bromo bersih-bersih lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:57 WIB

polemik keberadaan jdeyo billiard and cafe disorot aktivis KLH dan media terkait perizinan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.

Berita Terbaru