Gas Elpiji Sulit Didapatkan di Aceh Tenggara, Ada Apa ?

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024 - 22:29 WIB

40813 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, teropong Barat Com. |  Pada sepekan terakhir, warga Aceh Tenggara (kutacane) kebingungan menyusul sulitnya di dapatkan gas elpiji dari kabupaten setempat.

Sementara itu bahwa Akibatnya, ibu rumah tangga di Aceh Tenggara (kutacane) kalang kabut mencari gas elpiji, mulai dari kawasan perkotaan hingga ke kawasan pedesaan.

Salah seorang ibu rumah tangga di kawasan Pulonas Noni Aria mengaku penasaran, saat di konfirmasi wartawan Agara kutacane, dan merasa kebingungan akibat menghilangnya gas elpiji di Kutacane dan sekitarnya karena sulit kali di dapatkan ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu bahwa untuk kebutuhan memasak sehari-hari saja, warga kebingungan akibat menghilangnya gas elpiji dari pangkalan dan pengecer di Aceh Tenggara kutacane sulit di dapatkan.

Selanjutnya bahwa Krisis gas elpiji, sambung Sumanti, warga Agara kutacane lainnya, telah terasa sejak beberapa hari menjelang pencoblosan Pilkada Bupati, dan Gubernur. Namun, jika ditelusuri pada beberapa kios pengecer, dan pangkalan, stok masih tersedia kendati dengan harga yang mulai mahal.

Sementara itu bahwa sayangnya, sejak Minggu (1/12)2024, gas elpiji menghilang total dari Aceh Tenggara, bahkan jika dijual dengan per tabung gas ukuran 3 kg senilai Rp30 ribu, warga masih mau, tapi sayangnya gas elpiji tak ada lagi di agen dan pangkalan dan sulit ditemukan.

Oleh karena itu bahwa Warga menduga, menghilang totalnya gas elpiji dari pangkalan dan kios pengecer, diduga akibat permainan oknum tak bertanggung jawab yang sengaja menyembunyikan dan menimbun stok gas elpiji yang ada.

Fajriansyah, salah seorang aktivis di Aceh Tenggara, terkait krisis gas elpiji tersebut meminta Pj Bupati Taufiq, agar segera turun tangan bersama dinas terkait yang mengurusi masalah gas elpiji. “Kasihan masyarakat kecil tak bisa mendapatkan gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari, Karena itu Pemkab harus peduli, dan cepat tanggap mencari solusinya,” ujar Fajri menambahkan.

Selanjutnya bahwa Jangan sampai, kata Fajri lagi, ada pihak yang bermain, dan memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan di tengah kesulitan yg dialami masyarakat Aceh Tenggara saat sekarang ujar Fajri lagi mengulangi.

Sementara itu bahwa Kadis Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dagperinaker) , Rahmad Fadli Kepada Wartawan Minggu (1/12) 2024 membenarkan krisis, dan menghilangnya gas elpiji dari Aceh Tenggara dalam beberapa hari terakhir sulit di dapatkan.

“Hasil pantauan tim kami ke lapangan, menghilangnya gas elpiji dari Aceh Tenggara karena SPBE P.T Multi Indah Perdana di Aceh Tenggara mengalami kekurangan modal untuk memasukkan
gas elpiji ke Aceh Tenggara yang akan didistribusikan ke agen,” ucapnya..

“Modal mereka tak mencukupi, karena itu tak semua jatah gas elpiji untuk Aceh Tenggara bisa ditebus, jika semua ditebus kondisi gas elpiji di Aceh Tenggara tetap cukup,” ujar Fadli seraya mengatakan jika Pj Bupati telah memerintahkan dinas terkait segera mencari jalan keluar mengatasi krisis gas elpiji tersebut.

Selain SPBE, pihak Dagperinaker juga telah berkoordinasi dan berkomunikasi tentang gas elpiji langka dengan pihak PT. Gasta Mulyo, PT. Miranda Desky, PT. Radja Semadam, PT. Wari Desky dan PT. Gelegar Janika Taraka.(sadikin)

Berita Terkait

LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Dana Iklan Diskominfo Aceh Tenggara Disorot, Pemda Diminta Transparan Soal Kerja Sama Media
Pemda Aceh Tenggara Gelar Kontes Durian Lokal Ke-Dua, Hadirkan Pengusaha Medan untuk Membuka Akses Pasar, Namun Menuai Beragam Tanggapan dan Kritik di Media Sosial
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:53 WIB

Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:21 WIB

Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:29 WIB

BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:35 WIB

PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 04:39 WIB

Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:09 WIB

AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB