Gawat, Tanah Belum Dihibahkan, Sudah Diaspal Dinas PU Kota Subulussalam, Tuai Sengketa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:19 WIB

40135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | Sebuah proyek pengaspalan jalan di Dusun Setia Budi, Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, menyulut kemarahan warga. Bukan tanpa alasan. Jalan yang kini mulus beraspal itu ternyata dibangun di atas tanah pribadi warga yang belum pernah dihibahkan untuk kepentingan umum.

Adalah H. Dahri, ST, pemilik sah tanah tersebut, yang pertama kali melayangkan keberatan. Dalam surat tertanggal 14 Oktober 2025 yang dialamatkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Subulussalam, ia menegaskan bahwa sebidang tanah miliknya telah diaspal tanpa izin.

“Saya sebagai pemilik tanah merasa keberatan atas pengaspalan tanah tersebut karena saya dirugikan,” tulis Dahri dalam surat keberatan yang juga ditembuskan kepada Camat Simpang Kiri dan Kepala Desa Pegayo

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanah itu, kata Dahri, telah dimilikinya secara sah melalui Akta Jual Beli Nomor 58/AJB/VII/2013, yang ditandatangani Camat Simpang Kiri saat itu. Namun, tanpa sepengetahuannya, pada tahun 2018 tanah tersebut diaspal oleh Dinas PU dan kini menjadi akses menuju kawasan perumahan warga.

Ketika dikonfirmasi, pihak desa maupun pemerintahan sebelumnya sama-sama mengaku tak tahu menahu soal status tanah itu. Kepala Desa Pegayo menyebut tidak pernah menerima dokumen hibah atau berita acara penyerahan tanah kepada pemerintah.

“Kami tidak pernah mendapat laporan bahwa tanah itu sudah dihibahkan atau diserahkan untuk kepentingan umum,” ujar salah satu perangkat desa.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang tata kelola proyek dan koordinasi antarinstansi di tingkat daerah. Pembangunan infrastruktur yang seharusnya memperlancar mobilitas warga justru berpotensi memicu konflik agraria baru.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam, Raja Uli, mengecam lemahnya pengawasan Dinas PUPR dalam menjalankan program pembangunan. Ia menilai, proyek semacam ini mencerminkan buruknya perencanaan dan minimnya tanggung jawab aparatur pelaksana di lapangan.

“Siapa dalang perencanaan ini? Aparat penegak hukum harus segera mengusut siapa yang bermain. Jangan sampai pembangunan yang salah arah ini terus berulang,” tegas Raja Uli di lokasi sengketa.

 

Ia juga menambahkan, warga berhak mempertahankan tanah mereka secara hukum, bahkan “baik di dunia maupun di akhirat.”

Kini, warga menunggu langkah konkret Dinas PUPR Subulussalam untuk mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan ini secara adil, sebelum konflik lahan itu berkembang lebih jauh.//@nton tin**

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:03 WIB

Pulihkan Pelayanan Pascabanjir,PT MTT Serahkan Bantuan Mobiler untuk Kelurahan Kampung Lama

Senin, 20 April 2026 - 14:25 WIB

Rumah Inspiratif Kelana dan Dinas Kelautan Perikanan Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Senin, 20 April 2026 - 13:12 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WIB

Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Berita Terbaru

NASIONAL

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 17:25 WIB