Honorer Disdik Pidie Gelar Aksi Damai, Pj Bupati: Kami Terus Berupaya Memperjuangkan Nasib Mereka

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 20:33 WIB

40251 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigli, Haba Rakyat – Seribuan honorer dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Pidie menggelar aksi damai di Kantor Bupati Pidie pada Senin, 13 Januari 2025. Aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan kepastian status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para honorer tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Pidie, Drs. Samsul Azhar, didampingi Pj. Sekda, Jufrizal, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat Pemkab. Perwakilan aksi diajak berdialog di ruang kerja Bupati, di mana Pj. Bupati memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk memperjuangkan nasib mereka.

Dalam dialog tersebut, Pj. Bupati menjelaskan bahwa data para honorer telah disampaikan ke pemerintah pusat sebagai salah satu langkah untuk mempercepat pengangkatan mereka. “Kami terus berusaha agar harapan ini bisa terwujud, meski keputusan akhir berada di tangan pemerintah pusat,” ujar Samsul Azhar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dialog, Pj. Bupati bersama Pj. Sekda dan pejabat lainnya menemui para honorer yang menunggu dengan tertib di halaman depan kantor. Di sana, beliau mendengarkan langsung keluhan mereka, termasuk pengabdian mereka selama bertahun-tahun tanpa kepastian status sebagai PPPK.

Para honorer mengungkapkan harapan agar Pemkab Pidie memperjuangkan nasib mereka hingga terwujud pengangkatan penuh waktu pada tahun 2025. Meski keputusan ada di tingkat pusat, mereka berharap dukungan Pemkab dapat mempercepat proses ini.

Pj. Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal sesuai kemampuan dan aturan yang ada. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan dengan keuangan daerah agar tidak menjadi beban bagi pemerintah mendatang.

Setelah mendengar penjelasan Pj. Bupati, para honorer kembali ke tempat masing-masing dengan tertib. Aksi damai yang dilakukan dengan cara santun ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Pidie.

“Mereka datang dengan santun, menyampaikan aspirasi dengan tertib, dan kembali dengan cara yang sama. Ini patut kita apresiasi,” ungkap Samsul Azhar dengan penuh keharuan. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung perjuangan para honorer ini.

Pj. Bupati menegaskan, meskipun pengangkatan PPPK merupakan kewenangan pusat, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. “Kita akan terus memperjuangkan nasib saudara-saudara kita, para pendidik yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (RED)

Berita Terkait

Ada Dugaan Setoran Rp32 Juta per Alat Berat di Tambang Emas Ilegal Geumpang
Karang Taruna Lada Sicupak Mutiara Timur Pidie Santuni Anak Yatim dan Disabilitas
Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran
PENGUSAHA SPBU BOS GAM JADI TUMPUAN HARAPAN KORBAN BANJIR ACEH
TNI–Polri & Amat Tong Bergerak Cepat! Sembako Diangkut Lewat Gempang, Warga Pame Bahagia
KPA GEMPANG MANE SILATURAHMI KEBANGSAAN BERSAMA MUSPIKA GEMPANG MANE DAN SELURUH TOKOH MASYARAKATAT
Sinergi Muspika Kembang Tanjong dan KPA: Merajut Kedamaian, Mengawal Pembangunan Aceh
Sarjani Abdullah Bangun Peradaban Baru Birokrasi: Pidie Jadi Contoh Reformasi Pemerintahan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terbaru