JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali mencatatkan prestasi dalam transformasi layanan publik berbasis digital. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, Kementerian ATR/BPN meraih penghargaan Top Public Service App kategori Kementerian pada ajang Digital Excellence Awards 2026 yang diselenggarakan JawaPos.com, Kamis (30/7/2026).
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan inovasi layanan pertanahan yang lebih modern, transparan, mudah diakses, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, yang menerima penghargaan tersebut mewakili Kementerian ATR/BPN, mengatakan apresiasi itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan digital pertanahan.
«“Penghargaan ini memacu kami untuk selalu menjadikan Sentuh Tanahku terus mendekatkan kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan apresiasi dari JawaPos.com ini menambah semangat kami untuk memberikan layanan kepada masyarakat, khususnya layanan digital pertanahan,” ujar Andi Tenri Abeng.»
Diukur melalui Persepsi dan Kepercayaan Publik
Sentuh Tanahku masuk dalam jajaran aplikasi yang dinilai dalam Digital Excellence Awards 2026 berdasarkan survei JawaPos.com bersama Lembaga Survei Infovesta yang mencakup 20 provinsi di Indonesia dengan total 19.000 responden.
Penilaian antara lain mengukur tingkat top of mind awareness, yaitu sejauh mana suatu aplikasi menjadi pilihan pertama yang muncul dalam pikiran masyarakat, termasuk persepsi terhadap merek yang paling dikenal dan dipercaya.
Selain itu, aspek kelayakan nominasi turut mempertimbangkan rekam jejak testimoni masyarakat, inovasi produk, kualitas layanan, serta persepsi publik terhadap aplikasi.
Menurut Andi, penghargaan tersebut tidak menjadi titik akhir pengembangan Sentuh Tanahku. Sebaliknya, apresiasi itu menjadi dorongan untuk terus melakukan inovasi agar pelayanan pertanahan berbasis digital semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
«“Melihat aplikasi Sentuh Tanahku ini sudah bagus dan tentunya inovasi ini tak akan berhenti. Kita berupaya mengembangkan aplikasi dan layanan kita untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.»
Dorong Masyarakat Kenal Layanan Digital Pertanahan
Andi juga menekankan pentingnya komunikasi publik dalam mendukung keberhasilan transformasi digital. Menurutnya, aplikasi yang baik harus dibarengi dengan sosialisasi yang konsisten agar masyarakat mengetahui sekaligus memanfaatkan layanan yang tersedia.
Ia berharap Sentuh Tanahku semakin dikenal luas dan mampu menjadi salah satu pintu utama masyarakat dalam memperoleh informasi serta mengakses layanan pertanahan.
«“Aplikasi Sentuh Tanahku ini terus dan selalu kami sosialisasikan kepada masyarakat untuk semakin mendekatkan ATR/BPN dengan masyarakat,” ujarnya.»
Melalui Sentuh Tanahku, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi mengenai persyaratan, biaya, waktu, hingga proses permohonan layanan pertanahan.
Kehadiran aplikasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN menjawab berbagai persoalan yang selama ini kerap dianggap rumit oleh masyarakat dalam mengakses informasi pertanahan.
«“Apa yang seringkali masyarakat keluhkan, tanyakan, dan dianggap rumit, semuanya ada di sana,” jelas Andi.»
Bagian dari Akselerasi Transformasi Digital
JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada perusahaan, institusi, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital sekaligus mendorong akselerasi ekonomi dan pelayanan berbasis teknologi.
Dalam ajang tersebut, Kementerian ATR/BPN menjadi salah satu penerima penghargaan bersama sejumlah kementerian/lembaga lainnya, antara lain Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Dalam Negeri.
Penghargaan bagi Sentuh Tanahku menegaskan bahwa transformasi digital pelayanan pertanahan bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun akses pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, informatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(Anton Tin)
















































