Nderek Guru Gelar Sholawat bersama Santri dan Ulama di Kota Serang, Prabowo Sampaikan Pidato Kebangsaan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 29 Januari 2024 - 01:12 WIB

40518 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang – Relawan Nderek Guru (Ndraru) menggelar sholawat bersama para santri dan ulama pada Sabtu (27/1/2024) di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang. Sholawat bersama tersebut digelar dalam rangka upaya bersama untuk mewujudkan pelaksanan Pemilu 2024 yang lancar dan damai.

Ketua Umum DPP Relawan Ndaru, Aditya Yusma Perdana pada Minggu (28/1/2024) mengatakan, Ndaru merupakan relawan yang para anggotanya mempunyai kekaguman pada Habib Luthfi bin Yahya. Ndaru menggelar sholawat bersama tersebut dengan mengangkat tema “Ndaru Sholawat bersama Seribu Ulama dan Sejuta Santri untuk Pemilu Damai”.

Ulama Besar Habib Luthfi bin Yahya menghadiri acara tersebut. Ribuan relawan Ndaru memadati Kawasan Stadion Maulana Yusuf. Mereka didominasi oleh para santri maupun santriwati dan para ulama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ndaru merupakan salah satu relawan yang sudah mendeklarasikan dukungannya kepada Capres nomor urut 2 Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Pada acara sholawat bersama tersebut, Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaannya.

Prabowo Subianto pada pidato kebangsaannya tersebut menyampaikan janjinya jika terpilih menjadi Presiden 2024, Indonesia akan stop impor BBM. Indonesia akan memproduksi sendiri solar dari kelapa sawit.

“BBM akan kita produksi, solar ya dari kelapa sawit kita bisa dirubah jadi solar,” ungkap Prabowo Subianto.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjelaskan, saat ini Indonesia sudah memproduksi sebanyak 46 juta ton kelapa setiap tahun. Ke depannya akan ditingkatkan menjadi 70 ton kelapa sawit.

“Kelapa sawit kita tidak habis-habis. Solar dari kelapa sawit jadi energi paling bersih, dan tidak bikin kotor lingkungan. Energi hijau, energi sehat,” kata Prabowo Subianto.

Lebih lanjut Prabowo Subianto mengatakan, Indonesia memang merupakan negara pengimpor minyak, karena produksi dalam negeri tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional yang terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

“Konsumsi Bahan Bakar Indonesia atau BBM Indonesia berkisar antara 1,4 juta hingga 1,6 juta barel per hari. Sementara itu, produksinya hanya berkisar antara 600.000 hingga 700.000 barel per hari,” kata Prabowo Subianto.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Desa Padangsambian Kaja Laksanakan Pemantauan Pemilahan Sampah di PDU Kota Denpasar
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 
Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi
DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin
Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan
Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 
Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa
Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru