Pasien BPJS dan Rasa Tulus yang Semakin Mahal di Ruang RSUD Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 17:42 WIB

40488 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | teropongbarat.co. Di ruang perawatan kelas tiga RSUD Kota Subulussalam, tubuh Andiko Naibaho tampak menyusut. Dua bulan lalu berat badannya mencapai 74 kilogram. Kini tinggal sekitar 40 kilogram. Wajahnya pucat, matanya cekung, suaranya pelan ketika menceritakan rasa kecewa yang terus menekan pikirannya.

“Sudah dua bulan lebih saya dirawat, tapi bukannya sembuh, malah makin parah,” katanya, didampingi sang istri, boru Bancin, Kamis (7/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andiko adalah pasien BPJS yang menjalani operasi usus oleh dr. Arief, salah satu dokter spesialis RSUD Subulussalam. Ia mengaku sejak awal merasa pelayanan medis terhadap dirinya dilakukan asal-asalan. Obat yang diberikan, katanya, sering tak menimbulkan reaksi positif. Rasa nyeri yang semula ringan kini menjadi semakin berat. “Saya curiga ada yang salah dalam penanganan. Jangan-jangan malpraktek,” ujarnya lirih.

Pihak RSUD membantah tudingan itu. Salah seorang pejabat rumah sakit mengatakan semua prosedur medis sudah dijalankan sesuai standar operasional (SOP). “Kami bekerja sesuai aturan. Tidak ada unsur kelalaian. Jika pasien membutuhkan perawatan lebih lanjut, kami siap merujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya,” ujarnya singkat.

Namun di luar penjelasan formal itu, cerita Andiko mencerminkan keresahan yang sering terdengar di ruang-ruang rumah sakit daerah: pelayanan pasien BPJS yang terasa setengah hati. Imej ini tumbuh kuat di masyarakat—bahwa pasien umum sering mendapat perhatian lebih, sementara pasien BPJS seperti Andiko kerap menjadi “nomor dua”.

Seorang perawat senior yang enggan disebut namanya mengakui ada beban psikologis di kalangan tenaga medis. “Kami ini manusia juga. Kadang fasilitas kurang, tekanan tinggi, tapi pasien menuntut maksimal. Akhirnya, keikhlasan itu bisa luntur,” ujarnya.

Kisah Andiko membuka kembali perdebatan lama tentang rasa tulus dalam profesi medis. Sumpah dokter dan perawat seharusnya menjamin bahwa setiap pasien—siapa pun dia, dari kelas mana pun—mendapat perlakuan sama. Tapi di lapangan, realitas kerap lebih keras.

Di RSUD Subulussalam, tubuh Andiko masih terbaring lemah. Namun yang lebih menyakitkan baginya mungkin bukan hanya luka operasi yang belum sembuh, melainkan rasa kecewa pada sistem yang semestinya menyembuhkan.

Laporan: Anton Tin | Subulussalam

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:43 WIB

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:33 WIB

Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:11 WIB

TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:29 WIB

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:52 WIB

Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:26 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Berita Terbaru