Problem Etik Kesbangpol Subulussalam dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah Panwaslih Rp 4 Miliar

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 16:45 WIB

40332 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kasus dugaan korupsi dana hibah Panwaslih Subulussalam senilai Rp 4 miliar kian menggemparkan publik. Masyarakat menuntut penyidik Kejaksaan Negeri Subulussalam tidak berhenti hanya pada pemeriksaan lima komisioner Panwaslih dan bendahara sekretariat, tetapi juga mengungkap keterlibatan para atasan langsung di lingkungan Pemko Subulussalam yang diduga menjadi inisiator sekaligus pemberi restu.(12/09/25).

Dalam sistem birokrasi, istilah Ansun (atasan langsung) menuntut loyalitas penuh dari bawahan. Namun loyalitas yang salah arah ini sering kali menyeret pegawai untuk melakukan pelanggaran, manipulasi, bahkan praktik KKN berjemaah – membuat pegawai negeri yang seharusnya “abdi negara” berubah menjadi “pegawai ngeri”.

“Pengungkapan kasus ini jangan berhenti pada pelaksana teknis. Publik ingin melihat keberanian penyidik membongkar keterlibatan siapa pun yang memerintahkan atau menikmati hasil dugaan korupsi ini,” tegas seorang pemerhati kebijakan publik dari LSM Suara Putra Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejaksaan Negeri Subulussalam telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti penting, termasuk mobil komisioner Panwaslih, beberapa laptop, dan ponsel bendahara sekretariat. Ketua Panwaslih Kota Subulussalam membenarkan penyitaan tersebut, memperkuat indikasi adanya aliran dana yang mencurigakan.

Kini, Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Subulussalam Anton Susilo, SH, disebut-sebut tengah mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana pengawasan Pilkada 2024. Informasi dari sumber internal menyebut adanya “green light” dari pejabat teras Pemko Subulussalam yang memuluskan dugaan korupsi berjemaah ini. Meski demikian, penetapan tersangka hingga kini belum diumumkan ke publik, bekum terlihat hilaalnya.

KONFIRMASI KEJARI SUBULUSSALAM: PENYIDIKAN TAK BERHENTI DI KOMISIONER
Tim mitrapolda.com mendatangi Kejaksaan Negeri Subulussalam untuk memastikan perkembangan kasus ini. Dalam pertemuan di ruang koordinasi Tipidsus, Kasi Pidsus menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada komisioner dan bendahara saja.

“Kami masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain, termasuk kemungkinan peran pengambil kebijakan di tingkat atas,” ujar Anton Susilo. Penyidik berkomitmen menelusuri aliran dana hibah dari Pemko hingga penggunaannya, mencari siapa yang memberi perintah dan siapa yang menikmati hasil korupsi.

Langkah ini disambut positif oleh masyarakat sipil. Aktivis antikorupsi menilai keberanian Kejari memeriksa pejabat tinggi akan menjadi preseden penting penegakan hukum di Subulussalam. “Kita ingin melihat kasus ini tuntas, tidak hanya menyentuh pelaksana teknis, tetapi juga aktor intelektualnya,” ujar seorang warga yang hadir mendampingi tim media.

Publik kini menanti langkah lanjutan penyidik. Jika keterlibatan pejabat teras terbukti, kasus ini bisa menjadi momentum pembenahan budaya birokrasi – memastikan loyalitas kepada pimpinan tidak lagi menjadi tameng pembenaran korupsi, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.

(Antoni tinendung).

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:43 WIB

Tegas! Polres Langkat Amankan 35 Tersangka Narkoba Selama Operasi Antik Toba 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:33 WIB

Didukung Penuh Gubsu Boby ,Syah Afandin Tancap Gas Kelola Sumur Tua Langkat untuk Rakyat

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:11 WIB

TNI Laksanakan pemasangan papan Mal Jembatan Perintis

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:29 WIB

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:52 WIB

Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:26 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka

Berita Terbaru