Safari Ramadhan dan Diskusi Publik, DPP LIPPI Soroti Stabilitas Harga Pangan Jelang Lebaran, Apresiasi Kinerja Menko Pangan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 01:23 WIB

4082 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan diskusi publik pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar di Caffe Jempol, yang berlokasi di Jalan Raya Tengah RT 01 RW 012 No. 1, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut mengusung tema “Spirit Ramadan: Mempererat Ukhuwah, Mengokohkan Kedaulatan, dan Sinergi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Rakyat.” Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP LIPPI, tokoh pemuda, serta sejumlah aktivis yang turut berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan, khususnya terkait ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dan peran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum DPP LIPPI, Dedi Siregar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kondisi pasokan bahan pangan di Indonesia masih dalam keadaan aman dan stabil. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan stok bahan pokok di berbagai daerah serta harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

“Kami melihat kesiapan pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga bahan pangan menjelang Idul Fitri cukup baik. Ketersediaan cadangan pangan nasional masih memadai, sementara harga di pasaran secara umum masih dalam kondisi stabil dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

Lebih lanjut, DPP LIPPI juga memberikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang dinilai berhasil menjaga stabilitas pasokan bahan pangan nasional sehingga masyarakat tidak mengalami kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami mengapresiasi langkah dan kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang dinilai berhasil memastikan ketersediaan stok bahan pangan nasional tetap aman. Stabilitas harga yang relatif terjaga di pasaran juga menjadi indikator bahwa kebijakan pemerintah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, DPP LIPPI juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program strategis yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan nasional. Salah satu capaian penting yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, terutama komoditas beras, pada awal tahun 2026.

Menurut Dedi, capaian tersebut merupakan langkah besar bagi Indonesia dalam memperkuat kedaulatan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, khususnya beras, dalam waktu relatif singkat merupakan pencapaian strategis yang patut diapresiasi. Ini menjadi langkah penting bagi bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” jelasnya.

Tidak hanya itu, DPP LIPPI juga mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Dedi Siregar, program MBG memberikan efek berganda bagi perekonomian karena mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang sangat luas. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga menggerakkan ekonomi daerah karena menyerap hasil panen petani, peternak, serta pelaku UMKM. Bahkan dapur-dapur MBG yang tersebar secara nasional juga membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.

Dalam diskusi publik yang digelar dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, para peserta juga membahas pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan pemuda dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
DPP LIPPI menilai bahwa semangat Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, memperkokoh persatuan bangsa, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Spirit Ramadan harus menjadi energi kolektif bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kedaulatan bangsa, dan bersama-sama mendorong kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat,” ungkap Dedi.

Melalui kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama ini, DPP LIPPI berharap semangat kebersamaan dan persatuan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat ukhuwah, memperkuat dialog kebangsaan, serta mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tutup Dedi Siregar. (REF)

Berita Terkait

LBH DPD KNPI DKI Djakarta : Program MBG adalah Program Mulia, Apresiasi Pergantian Kepala BGN, berharap Kepemimpinan Baru Jalankan Tugas dengan Jujur dan Profesional
PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan
PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua
PP Gerakan Pemuda Alwashliyah : Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jangan di Politisasi
Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal
Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat Aksi dan Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Rosin Cs
Sanksi Gubernur Aceh Diduga Diabaikan, PT Rosin Dituding Jadi Simbol Pembangkangan Hukum dan Kerusakan Lingkungan
Program MBG Dinilai Tepat Sasaran, DPP LPPI Tolak Isu Pencopotan Kepala BGN

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB