Subulussalam, teropongbarat.co. Warga korban banjir di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Subulussalam atas berbagai bantuan yang diberikan pascabencana.
Sejumlah tokoh masyarakat dan ibu-ibu di Kampong Suka Maju bersama warga dari beberapa kampong lain mengatakan bantuan yang mereka terima sangat membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat setelah banjir melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kemensos dan juga kepada Pemerintah Kota Subulussalam, khususnya Bapak Walikota Haji Rasit Bancin yang sudah peduli terhadap masyarakat terdampak banjir,” ujar salah seorang tokoh masyarakat kepada wartawan.
Warga menyebut, sejak masa panik hingga masa pemulihan saat ini, pemerintah terus hadir membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan mulai dari bantuan masa panik, bantuan saat masa darurat, hingga bantuan Jatah Hidup (Jadup) dan rehabilitasi rumah bagi warga yang terdampak.
Menurut masyarakat, bantuan tersebut tidak terlepas dari kerja keras pemerintah daerah dalam melakukan pendataan warga terdampak banjir.
“Pendataan dilakukan oleh pemerintah desa dan kecamatan, sehingga bantuan bisa sampai kepada masyarakat yang memang terdampak,” kata salah seorang warga.
Sejumlah ibu rumah tangga di wilayah tersebut juga mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan pemerintah. Mereka menilai perhatian pemerintah sejak awal bencana hingga masa pemulihan sangat dirasakan oleh masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Dari masa panik sampai sekarang masih ada perhatian dari pemerintah,” ujar seorang ibu rumah tangga.
Warga juga mengapresiasi peran pemerintah kecamatan yang turut aktif mendampingi proses pendataan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Masyarakat berharap perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Subulussalam terus berlanjut hingga seluruh warga terdampak benar-benar pulih dari dampak bencana banjir tersebut.//@nton steven tin.
















































