Warga Namo Buaya dan Si Pare-Pare Keluhkan Bau Busuk Diduga dari Limbah PT MSB II Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:38 WIB

40118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Khusus | Subulussalam, teropongbarat.co. Aroma menyengat menyeruak dari kawasan industri di Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. Warga di Namo Buaya dan Si Pare-Pare yang bermukim di sekitar pabrik pengolahan kelapa sawit milik PT Mitra Sawit Bersama II (PT MSB II) mengaku terganggu dengan bau busuk yang diduga berasal dari limbah cair pabrik tersebut.(30/10/25).

“Biasanya mulai jam lima pagi sampai sore, bau busuk itu datang. Kami sampai pakai masker di rumah, baunya luar biasa menyengat,” ujar salah satu warga yang rumahnya berjarak tak sampai satu kilometer dari pabrik, Kamis (30/10/2025).

Bau yang menusuk hidung itu disebut-sebut berasal dari proses pengolahan limbah cair perusahaan. Tak hanya menimbulkan polusi udara, PT MSB II juga disorot karena diduga belum mengantongi izin lingkungan lengkap, termasuk dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan UKL-UPL yang menjadi syarat mutlak bagi setiap pabrik sawit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Investigasi Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia (LPLHI), Ipong, menyesalkan sikap abai perusahaan terhadap pengelolaan limbahnya.

“Kami minta pemerintah dan aparat penegak hukum segera memanggil pihak PT MSB II. Mereka harus bertanggung jawab atas pencemaran udara dan kejelasan izin mereka,” tegas Ipong.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Subulussalam, Lidin Padang, membenarkan bahwa perusahaan tersebut belum memiliki izin lengkap.

“Memang masih ada beberapa perizinan yang belum tuntas, termasuk IMB dan izin lingkungan,” ujar Lidin saat dikonfirmasi.

Namun hingga kini, belum terlihat ada langkah tegas dari aparat penegak hukum. Sejumlah sumber menyebut, PT MSB II diduga memiliki “bekingan” dari pihak berpengaruh di lingkar kekuasaan daerah, sehingga aktivitasnya tetap berjalan tanpa hambatan berarti.

Upaya konfirmasi kepada Humas PT MSB II, Drima Bukit, dilakukan berulang kali melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapat tanggapan.

Sementara itu, warga hanya bisa pasrah. Bau busuk yang muncul saban pagi dan menjelang senja kini seolah menjadi simbol ketimpangan antara hukum dan kekuasaan di Subulussalam — warga mencium busuknya pencemaran, tapi aparat tampak tak mencium apa-apa.//@ tim inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:03 WIB

Pulihkan Pelayanan Pascabanjir,PT MTT Serahkan Bantuan Mobiler untuk Kelurahan Kampung Lama

Senin, 20 April 2026 - 14:25 WIB

Rumah Inspiratif Kelana dan Dinas Kelautan Perikanan Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Senin, 20 April 2026 - 13:12 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah

Senin, 20 April 2026 - 08:42 WIB

Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Jumat, 17 April 2026 - 20:42 WIB

Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Berita Terbaru

NASIONAL

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 Apr 2026 - 17:25 WIB