4 Faktor Melorotnya Elektabilitas Kandidat Wali & Wakil Wali kota Subulussalam 2024

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 24 November 2024 - 15:05 WIB

401,123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial TB (24/11)

Empat Paslon Wali dan Walikota Subulussalam di pastikan bersaing merebut kursi panas Wali dan Wakil Walikota Subulussalam periode 2025-2030. Puncaknya, Rabu (27/11/2024) tinggal menunggu hari.

Sebelumnya paslon Rabbani nomor urut 2 di hasil surve Glori yang dirilis sebelumnya unggul di beberapa kecamatan tertinggi elektabilitasnya. Namun dari informasi yang didapat elektabilitasnya tak mampu bertahan dipuncak. Isu bagi-bagi tanah bagi masyarakat miskin yang disampaikan saat visi-misi kandidat Walkot membuat elektabilitas kandidat yang satu ini jauh melorot ke belakang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian pasangan Fakar nomor urut 3 dari informasi yang didapat beberapa isu yang membuat elektabilitas nya menurun saat menyerang/menggugat paslon dan KIP dengan isu UUPA sampai ke Mahkamah Agung yang berakhir gugatan Kasasinya di Tolak. Alasan lain karena kandidat Fakar tidak mengikuti rangkaian kegiatan Kampanye Damai dan Visi Misi yang diprakarsai Komisi independen pemilu(KIP) kota Subulussalam.

Sementara paslon Sabah nomor urut 1(satu) rendahnya elektabilitasnya karena berbagai faktor diantaranya tidak mengikuti rangkaian kampanye Damai, kurang memiliki koneksi dan peran penting di sejumlah TIM kampanye serta minimalisir Kos kampanye paslon. Diduga ikut berperan menyerang kandidat lain dengan isu penerapan UUPA dan membesarkan isu-isu defisit yang melanda pemerintah kota Subulussalam.

Dan yang menaikkan elektabilitas Paslon Bintang-Faisal nomor urut empat adalah
1. Bangkit dan melekatnya semangat “sahabat semua suku” setelah KIP Aceh meloloskan pasangan Bintang-Faisal sebagai peserta pemilu yang sah. Dikuatkan Keputusan KIP Kota Subulussalam melalui pengumuman yang disampaikan Asmiadi, SKM sebagai ketua Komisi Independen Pemilu Kota Subulussalam.
2.Bangkit dan melekatnya sebutan paslon Bintang-faisal dinobatkan sebagai Bapak Anak-anak Yatim di kota Subulussalam.
3.Memiliki koneksi dan finansial yang kuat untuk menggerakkan tim suksesinya sebagai Paslon Wali dan Wakil Walikota Subulussalam nomor urut empat dari pergerakan Partai Hanura yang memiliki 6 Kursi di DPRK Subulussalam, 2 Kursi dari Nasdem dan satu kursi dari Partai Amanat Nasional(PAN). Hingga kursi Koalisinya mencapai 9 Kursi di DPRK Subulussalam.
4. Paslon Bintang-Faisal dianggap pasangan paling ideal pelangi antara masyarakat DAS (daerah aliran sungai) Singkil-Kombih lae shoraya dan masyarakat daratan kota Subulussalam. Selain itu Tim Suksesi Bintang-Faisal mampu menangkal isu-isu miring tentang perjalanan roda pemerintahan Kota Subulussalam selama satu periode. Dengan semua kekuatan Vigur dan finansial Tim yang memadai.

Dari hasil survei Global dan Riset (Glori) kembali mengeluarkan hasil survei kumulatif dilima kecamatan terkait dengan elektabilitas pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam periode 2024. Elektabilitas yang dikumpulkan, Glori menemukan, pasangan Affan Alfian Bintang-Irwan Faisal (Bisa) akhirnya unggul sebesar 34,2 persen, disusul paslon M Rasyid Bancin-Nasir Kombih (Rabbani) sebesar 27,5 persen, Fajri Munthe-Karlinus (Fakar) sebesar 26,7 % dan Salmaza-Bahagia Maha (Sabah) dari jalur perseorangan 6,8 persen serta undecited voter 4,6 persen.

“Dalam survei itu penarikan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan Margin of error -+ 2,5%. Pada tingkat kepercayaan 95%. Surve ini berdasarkan Data Pemilih Tetap (DPT) Subulussalam tahun 2024,” Kata Zikry, Sabtu (23/11/2024).

Disampaikan Glori survei tersebut menjadi gambaran awal mengenai konstalasi politik di Kota Subulussalam pasca pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Subulussalam mendaftar ke KIP kota Subulussalam. (@).

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru