BKSDA Singkil & Aceh Harus Pertanggungjawabkan Warga Yang Tewas di Serang Buaya

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Minggu, 9 Februari 2025 - 14:17 WIB

40597 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Singkil Teropongbarat.co. Warga meminta balai konservasi sumber daya alam(BKSDA)Kabupaten Aceh Singkil Provinsi Aceh untuk serius dan bertanggungjawab dalam penanganan ancaman buaya di perairan Sungai Lae suraya Kabupaten Aceh Singkil yang berulangkali telah menelan korban.

“Ini adalah fenomena perkembangan buaya jika tidak dikendalikan bahayanya bagi manusia dan tidak menutup kemungkinan korban akan terus bertambah di daerah pinggiran sungai Lae suraya dan Lae cinendang,” kata Pukak Dragon, Minggu 9 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulyadi alias Pukak Dragon menjelaskan
“Kalau dilihat dari kurun waktu dalam sepekan terakhir ini sudah dua (2) korban yang dimangsa oleh buaya air tawar itu yang pertama warga Desa Teluk Rumbia, kemudian warga desa Rantau Gedang Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil berujung meninggal dunia, ini sungguh sangat luar biasa.

“Kami yang hidup di DAS (daerah aliran sungai) ini selalu terancam, sangat menakutkan dan sebuah monster gentayangan, menjadi khawatiran masyarakat secara umum hari ini perlu menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bersama(BKSDA)dalam penanganan satwa liar ini,” Tegas Dragon.

Diketahui sebelumnya diberitakan warga desa Rantau Gedang Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Sawiyah (64), ditemukan juga meninggal dunia Minggu 9 Februari 2025, akibat serangan buaya liar di DAS lae Suraya.

Sawiyah, sebagai ibu rumah tangga, ditemukan sudah tak bernyawa dengan tangan kiri hilang akibat gigitan buaya. Penemuan jasadnya terjadi setelah usaha intensif dari para warga sejak Sabtu malam, disertai kerjasama antara aparat TNI-Polri Basarnas dan para unsur lainnya.
Ketua Forum Masyarakat DAS Singkil Lae Shoraya Anton Tinendung juga menyesalkan banyaknya warga daerah aliran sungai yang saat ini, terancam hidupnya untuk memenuji kebutuhan sehari hari, seperti mencuci pakaian, kebutuhan air minum, dan kini harus terancam lagi dengan Buaya Liar dikehiduoan mereka. Sejauh kuta sesalkan kinerja BKSDA Aceh yang kurang merespin dampak buaya liar diawpanjang sungai prioritas tersebut. Bila perlu seluruh personil BKSDA Singkil diganti dan melakukan kewaspadaan sejak dini atas bahaya buaya mengancam kehiduoan masyarakat sekitar DAS. Kata Anton tin ketua Forum DAS KPH wilayah Vl tersebut. BKPSDA harusnya dapat memberi jaminan, bagi warga aras keseamatan masyarakat. //177.t.im

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru