Uji Rendemen Sawit Di Aceh : Apkasindo Dampingi PPKS Pastikan Keadilan Harga TBS Petani

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 22:12 WIB

40203 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Teropong Bbarat.com/ Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh berkolaborasi dengan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) melakukan pengujian rendemen minyak sawit mentah (CPO) dan inti buah segar (TBS) di Aceh. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat dinas Perkebunan Aceh kepada PT Riset Perkebunan Nusantara dan PPKS (16/02/2025).

Pengujian rendemen sawit di Aceh Singkil dan Kota Subulussalam melibatkan Peneliti Pemuliaan Tanaman PPKS, Fadilah Siteppu, SP; Ketua Apkasindo Aceh, Ir. Netap Ginting; DPD Apkasindo Kota Subulussalam, Rozi Akbar Siregar, SP; Sulisman, M. Sc serta tim dari PPKS Medan. Giat pengujian ini juga diikuti Dinas Perkebunan Propinsi Aceh dan Kabupaten Kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk Uji Rendemen CPO dan Inti sawit Aceh ,PPKS Medan membagi 2 Tim, untuk Pantai Timur di Pimpin Ibu Ilmi Fadilah Riski,
Untuk Pantai Barat Selatan di pimpin Rhozi Siregar, Ir.Netap Ginting Ketua DPW APKASINDO ACEH, Menugaskan Ketua DPD masing masing Kabupaten dan Kota turut mendampingi untuk memberi data dan bahan yg di butuhkan Tim.

Dari Distanbun Aceh juga mengirim petugasnya untuk mendampingi , wilayah Timur pak Sapuan, wilayah Barat Selatan pak Buyung, demikian dinas kabupaten / kota, Intinya untuk uji Rendemen ini Kita berkomunikasi dengan Stecholder , Semoga Sukses dan mendapat kan hasil yang baik” Ujar Tim penguji Rendemen Sawit.

Rozi Akbar dari PPKS menjelaskan bahwa pengujian dilakukan pada TBS dari kebun kelapa sawit berusia 3-30 tahun, dengan target 266 sampel di Aceh. Hasil pengujian akan disosialisasikan kepada Dinas Perkebunan Provinsi Aceh dan lembaga petani, termasuk Apkasindo Aceh, untuk menjadi acuan penetapan harga TBS bagi petani mandiri.

“Beberapa kabupaten/kota di Aceh menjadi lokasi pengambilan sampel, antara lain Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Nagan Raya, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara,” jelas Rozi kepada awak media.

Apkasindo Aceh: Akurasi dan Representasi Data Uji Rendemen Sawit

Ir. Netap Ginting, Ketua DPW Apkasindo Aceh, menekankan pentingnya akurasi dan representasi data dalam uji rendemen sawit yang dilakukan bersama PPKS. Beberapa poin penting yang diperhatikan:

Sampel Representatif: Sampel TBS harus mewakili seluruh kebun, mencakup berbagai varietas dan tingkat kematangan.

Metode Ekstraksi Tepat: Metode ekstraksi yang digunakan harus standar dan akurat, misalnya metode Soxhlet.

Pengukuran Akurat: Penggunaan alat ukur terkalibrasi dan akurat untuk mengukur berat sampel, volume minyak, dan rendemen sangat penting.

Pencatatan Rinci: Semua data relevan, seperti jenis buah, varietas, tingkat kematangan, dan metode ekstraksi, harus dicatat secara detail.

Analisis Data Terpercaya: Analisis data yang komprehensif menghasilkan rendemen yang akurat dan dapat diandalkan.

Apkasindo Aceh juga mendorong kemitraan petani sawit mandiri dengan memperhatikan masa panen, pola perawatan, dan standar benih. Hal ini diharapkan dapat menyesuaikan harga TBS petani di Aceh dengan harga yang ditetapkan pemerintah Aceh.

“Dengan memperhatikan poin-poin tersebut, hasil uji rendemen sawit akan bermanfaat untuk penentuan harga TBS petani bermitra, karena rendemen TBS salah satu faktor rumus perhitungan harga TBS.

Apkasindo Aceh mendorong petani Sawit Swadaya harus Bermitra dengan PMKS dalam penjualan TBS nya, sesuai dengan Amanah Permentan 01 Thn 2018 yang telah di Revisi dengan Permentan no 13 Thn 2024, bahwa Ketetapan harga TBS hanya berlaku bagi petani Plasma dan Petani Bermitra.


Sewaktu kami mendampingi Tim Uji Rendemen TBS Petani ke kebun hampir 90% petani panen TBS mentah dan masih bayak TBS jenis Dura, pantas lah PKS selama ini mengklem Rendemen petani hanya 15 %-18%, maka dari itu kami DPW APKASINDO ACEH Menyarankan Petani Memanen sesuai SOP perkebunan terdapat Brondol 2 di piringan sawit dan Menanam Bibit yang bersertifikat. // Anton Tin.

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru