APBK Subulussalam 2025 Akhirnya Disahkan, Sorotan pada Kesejahteraan Honorer dan Guru Ngaji

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 17:43 WIB

40351 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam-Aceh, teropongbarat.co. Setelah penantian panjang dan melewati beberapa kali penundaan, Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam akhirnya mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) tahun 2025 dalam sidang paripurna Kamis malam, 6 Maret 2025. Sidang yang dipimpin oleh Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked., ini dihadiri oleh Walikota Subulussalam, HRB, Wakil Walikota, Mhd Nasir, dan sejumlah anggota DPRK. Sidang molornyang dijadwalkan pukul 22.00 WIB akhirnya dimulai sekitar pukul 22.50 WIB.

Pengesahan APBK ini menandai berakhirnya masa tunggu yang cukup panjang, menjadikan Subulussalam sebagai salah satu daerah terlambat di Aceh dalam mengesahkan anggaran belanja daerahnya. Namun, proses pengesahan ini tidak lepas dari sorotan tajam dari beberapa fraksi terhadap kinerja pemerintah kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fraksi Golkar dan Mergeggoh menekankan pentingnya peningkatan capaian visi misi Walikota terkait pembagian lahan bagi petani sawit dan masyarakat miskin. Mereka juga mendesak pemerintah untuk segera membayarkan gaji honorer dan tunjangan insentif pegawai.

Senada dengan itu, Fraksi Hanura mengingatkan pentingnya pembayaran honor guru ngaji, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mendukung visi Subulussalam sebagai kota santri. Hal ini perlu diwujudkan sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.

Fraksi Rabbani menambahkan pentingnya konsistensi, efisiensi anggaran, dan komitmen untuk meningkatkan pendapatan daerah. Meskipun terdapat perbedaan pandangan dan desakan dari berbagai fraksi, pada akhirnya keempat fraksi di DPRK Subulussalam menyetujui pengesahan APBK 2025 secara bersama-sama.

Pengesahan APBK 2025 ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat Subulussalam, khususnya dalam hal peningkatan kesejahteraan honorer, guru ngaji, dan pemerataan pembangunan. Namun, tekanan dari berbagai fraksi untuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran tetap menjadi perhatian utama ke depan.//Anton Tin**

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru