LSM Suara Putra Aceh Desak Kejari & Satgas Mafia Tanah Subulussalam Bertindak Tegas

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:37 WIB

40474 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam l Kasus dugaan jual beli ilegal lahan transmigrasi di Subulussalam terus menjadi sorotan. Kali ini, LSM Suara Putra Aceh mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Satuan Tugas (Satgas) Mafia Tanah untuk tidak tinggal diam dalam menyikapi persoalan ini.(08/02/25).

Jangan Tutup Mata!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anton Tin Ketua LSM Suara Putra Aceh menyatakan bahwa pihaknya berharap Kejari dan Satgas Mafia Tanah bertindak tegas serta tidak menutup mata terhadap kasus yang telah merugikan masyarakat ini. Menurutnya, jika aparat hukum bersikap pasif, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga hukum akan semakin terkikis.

“Kami meminta Kejari Subulussalam dan Satgas Mafia Tanah turun tangan secara serius. Jangan biarkan permainan kotor ini terus terjadi. Jika benar ada mafia tanah yang bermain, mereka harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Sorotan terhadap Dugaan Permainan Oknum
Sebelumnya, pegiat lingkungan dari LPLHI, Ipong, juga telah mengungkap dugaan bahwa ratusan hektare lahan transmigrasi di Kecamatan Longkib telah diperjualbelikan secara ilegal kepada pihak luar. Bahkan, meskipun lebih dari 20 saksi telah diperiksa, hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan.

LSM Suara Putra Aceh menilai lambannya proses hukum ini sebagai indikasi adanya permainan di balik layar. Mereka mendesak agar Kejari dan Satgas Mafia Tanah segera menetapkan TERSANGKA investigasi lebih mendalam serta menindak oknum-oknum yang terlibat, baik dari kalangan pemerintah maupun pihak swasta.

Ujian bagi Penegak Hukum
Kasus ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum di Subulussalam. Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa tindakan nyata, bukan hanya masyarakat yang dirugikan, tetapi juga kredibilitas pemerintah dan aparat hukum yang dipertaruhkan.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari Kejari dan Satgas Mafia Tanah kota Subulussalam. Akankah mereka benar-benar menegakkan keadilan, atau justru membiarkan kasus ini menguap tanpa kejelasan?//Tim TB.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru