Desa Buluh Dori Dirundung Masalah, PJ Kades Tuai Kritikan Dugaan Kasus Korupsi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:47 WIB

401,007 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Dugaan Penyelewengan Anggaran Dana Desa Buluh Dori Kecamatan Simpang Kiri jadi Sorotan menohok. Persoalan ini, melibatkan Penjabat (PJ) Kepala Kampung Buluh Dori hingga saat ini, tak kunjung dibenahi pemerintah kampong.

Masyarakat Kampong Buluh Dori semakin resah atas ketidak jelasan tranparansi pemerintah kampong dalam pengelolaan anggaran dana Desa.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh dan lembaga CAPA menyampaikan harapannya pada medya dan keprihatinannya terhadap tidak adanya tranparansi pengunaan anggaran dana desa dari PJ kepala Kampong Buluh Dori.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendesak pihak penegak hukum (APH) dan Pemerintah Kota Subulussalam segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut, karena akan semakin memperburuk keadaan dan memicu ketidakpuasan yang lebih besar di masyarakat,” ujar Erwinkombih dengan tegas.

Selain itu, warga Desa Buluh Dori juga menyampaikan kecurigaan terkait adanya indikasi perbelanjaan fiktif atau mark-up anggaran yang melibatkan PJ Kepala Kampung. Salah satu hal yang disoroti adalah pengadaan 252 unit Tangki Rondap yang dianggarkan dengan harga Rp 750.000 per unit, padahal harga E-Katalok di pasaran hanya Rp 350.000. Selain itu, proyek rehabilitasi musholla yang seharusnya sudah dilaksanakan hingga kini belum juga terealisasi. “Kami sudah mempertanyakan pengelolaan dana desa pada saat Musrenbangdes tahun 2025, namun PJ Kepala Kampung tidak dapat memberikan penjelasan yang memadai,” ujar Sulaiman, salah seorang warga kampong Buluh Dori.

Masyarakat Buluh Dori juga sudah melaporkan oknum PJ Kepala Kampung mereka ke Inspektorat terkait dugaan praktek korupsi, ketidaktransparanan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) untuk anggaran tahun 2024. Ketidakpuasan di kalangan masyarakat semakin meningkat. Bahkan Warga Buluh Dori merasa kepemimpinan PJ Kepala Kampung tidak berjalan dengan baik dan pengelolaan anggaran yang tidak transparan semakin menambah keresahan di masyarakat. “Hal ini bisa menambah kemarahan warga yang semakin hari semakin resah,” tambah Erwin kombih.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Anton Tin mendesak agar APH segera mengambil alih kasus tersebut. Inspektorat terkadang lamban melakukan audit internalnya. Kita berharap APH dapat mengambil alih cepat kasus ini.” Ujar Anton Tin Pimpinan LSM Suara Putra Aceh.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Subulussalam belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan dugaan korupsi anggaran dana desa tersebut. Masyarakat setempat berharap adanya penyelesaian yang adil dan transparan agar situasi kembali kondusif dan tidak menambah ketegangan di tengah masyarakat.// Tim TB. **

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru