Ancaman Rusaknya Balai Benih Ikan Subulussalam Akibat Ekspansi Sawit

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 01:06 WIB

40259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Subulussalam, teropongbarat.co. Balai Benih Ikan (BBI) Kota Subulussalam terancam mengalami kerusakan fungsi akibat pencemaran sumber airnya. Dugaan kuat mengarah pada perluasan lahan perkebunan sawit di hulu sungai di Kecamatan Sultan Daulat. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perikanan Kota Subulussalam saat diwawancarai.(14/03)

“Perluasan lahan sawit di hulu sungai mengakibatkan sumber air ke BBI hampir tak dapat digunakan lagi. Airnya sudah keruh,” ungkap Kabid Perikanan. Kondisi air yang tercemar ini mengancam keberlangsungan operasional BBI dan ekosistem perikanan di sekitarnya.

Masyarakat sekitar Kecamatan Sultan Daulat membenarkan adanya kerusakan ekosistem air tersebut. Mereka menuding banyaknya pendatang yang membuka lahan hutan di hulu sungai sebagai penyebab utama. Aktivitas pembukaan lahan ini diduga telah merusak keseimbangan lingkungan dan mencemari sumber air yang menjadi penopang kehidupan BBI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekhawatiran semakin meningkat karena dampaknya tidak hanya pada BBI, tetapi juga pada ekosistem sungai secara keseluruhan. Pencemaran air dapat mengancam kehidupan biota air dan berdampak buruk pada kualitas lingkungan.

Masyarakat setempat berharap pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Subulussalam, segera mengambil tindakan untuk mengawasi dan menghentikan aktivitas pembukaan lahan yang merusak lingkungan di Kecamatan Sultan Daulat. Mereka mendesak agar ekspansi perkebunan sawit dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan sumber daya air. Keberadaan BBI sebagai aset penting bagi sektor perikanan Kota Subulussalam harus dijaga kelangsungannya.
Reporter: A.tin

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru