Perangkat Desa Subulussalam Desak Walikota Segera Cairkan Honor, Regulasi Dana Desa Dipertanyakan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:32 WIB

40177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh – Ratusan perangkat desa di Kota Subulussalam mengancam akan mengepung kantor Walikota jika honor mereka yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) tidak segera dicairkan. Hingga H-10 Lebaran Idulfitri 1446 H, belum ada kejelasan dari Pemerintah Kota Subulussalam terkait pembayaran hak mereka.

Situasi ini semakin panas setelah para kepala desa (keuchik) melakukan walkout dari Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Simpang Kiri yang digelar di aula Bappeda Kota Subulussalam pada Kamis (20/3). Para kepala desa mempertanyakan kepastian pencairan honor perangkat desa, namun tidak mendapat jawaban konkret dari Asisten II Pemko Subulussalam, Jhoni Arizal.

Camat Simpang Kiri, Zhairulsyah, membenarkan aksi walkout tersebut. “Mereka mempertanyakan kejelasan pembayaran ADD dan APBK untuk honor perangkat desa selama tujuh bulan di tahun anggaran 2024 dan tiga bulan di 2025. Saya mendukung aspirasi tersebut,” ujarnya. Akibat aksi ini, Musrenbang tingkat kecamatan pun tertunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desakan terhadap Walikota Haji Rasyid Bancin (HRB) semakin menguat. Perangkat desa menilai lambannya pencairan anggaran ini mencerminkan buruknya pengelolaan keuangan daerah. Mereka juga mempertanyakan transparansi regulasi penggunaan ADD dan APBK yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah, terutama dalam memenuhi hak-hak aparatur desa.

“Kami ingin tahu, di mana sebenarnya dana ini tersendat? Jangan sampai regulasi ADD dan APBK justru disalahgunakan untuk kepentingan lain,” kata Iswandi, seorang perangkat desa dari Subulussalam Timur.

Perangkat desa menuntut kepastian hukum terkait regulasi pencairan dana desa dan meminta Pemerintah Kota Subulussalam lebih transparan dalam mengelola anggaran. Jika hingga akhir pekan ini tidak ada kejelasan, mereka mengancam akan melakukan aksi besar-besaran di kantor Walikota.

Sampai berita ini diturunkan, Ketua APDESI Kota Subulussalam belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan perangkat desa. Sementara itu, Pemko Subulussalam diharapkan segera memberikan solusi guna menghindari eskalasi ketegangan menjelang Lebaran.//TIM.inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru