Satu Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Malapraktik Dokter RSUD Subulussalam Tetap Menggantung, Anak Meninggal Usai Minum Obat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:21 WIB

40265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh l Satu bulan telah berlalu sejak kematian tragis bayi A di RSUD Kota Subulussalam, namun kasus dugaan malapraktik yang menyelimuti peristiwa ini masih menggantung tanpa kejelasan. Janji-janji manis dari pihak rumah sakit dan Asisten I Pemko Subulussalam untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan terbukti hanya isapan jempol. Keluarga bayi A kini merasa diabaikan dan kecewa atas lambannya penanganan kasus ini.

Peristiwa bermula pada 19 Februari 2025, saat orang tua A membawa sang buah hati ke RSUD Subulussalam karena demam dan muntah-muntah. Mereka memohon agar A dirawat inap, namun permohonan tersebut ditolak oleh dr. Arjuna Selian dengan alasan, “Saya dokter Arjuna yang mengetahui kondisinya.” A hanya diberi obat Paracetamol dan Hufaidon lalu dipulangkan.

Lima menit kemudian, kondisi A memburuk drastis. Keluarga kembali membawa A ke rumah sakit, namun sayang, nyawanya tak tertolong meskipun telah mendapat perawatan infus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan yang Mencurigakan

Keluarga A melihat kejanggalan yang signifikan. Sebelum diberi obat, A masih aktif bermain meskipun muntah. Namun, setelah mengonsumsi obat yang diberikan dr. Arjuna Selian, kondisinya memburuk dengan cepat hingga meninggal dunia.

Pertemuan antara keluarga A, pihak rumah sakit, perwakilan pemerintah, LSM, pers, dan polisi telah dilakukan. Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan meminta keluarga untuk tidak melaporkan kasus ini ke pihak berwajib atau menyebarkannya di media sosial. Namun, janji tersebut hingga kini tak ditepati. Sejak pertemuan tersebut, pihak RSUD Subulussalam tidak menunjukkan itikad baik dan tanggung jawabnya.

Desakan Hukum dan Investigasi Independen

Didampingi Ketua DPD Lembaga Pemantau Tipikor Nusantara, Hasan Gurinci, keluarga A mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas. Penjelasan dr. Arjuna Selian yang menyatakan A mungkin “tersedak” obat hingga masuk ke paru-paru dianggap tidak masuk akal dan tidak memuaskan. Permintaan untuk menyita obat yang diberikan dan melakukan otopsi juga diabaikan.

Ketidakjelasan dari pihak rumah sakit dan absennya kunjungan belasungkawa kepada keluarga semakin memperkuat kecurigaan atas dugaan kelalaian medis. Hasan Gurinci menegaskan komitmennya untuk mendampingi keluarga korban hingga mendapatkan keadilan dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini. Keluarga A menuntut sanksi berat terhadap dr. Arjuna Selian dan bahkan meminta agar yang bersangkutan diberhentikan dari profesinya. Kepercayaan publik terhadap RSUD Subulussalam kini tengah diuji.//Tim.inv.

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 05:34 WIB

Kapolres Bantaeng Beri Materi Saat Hadiri Penandatanganan (MOU) Kerjasama Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BOVP) dengan Disnakerin

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB