PT. Asdal Raja Tega! 3 Anak Miskin Desa Lee Langge Jadi Korban Pelecehan, Dihukum Telanjang di Kebun Sawit

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:22 WIB

40151 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemiskinan Membuat Anak Tak Berdaya, Perusahaan Malah Menghinakan

SULTAN DAULAT, SUBULUSSALAM –. Duka dan kemarahan membungkus langit Desa Lee Langge. Tiga anak laki-laki di bawah umur, berasal dari keluarga miskin, mengalami pelecehan yang diduga dilakukan oleh oknum pegawai PT. Asdal di area perkebunan sawit perusahaan, Selasa (5/8/2025).

Berdasarkan keterangan korban dan kepala desa, ketiga bocah malang ini dipaksa menanggalkan seluruh pakaian, lalu disuruh berlari telanjang di sekitar kebun. Setelah itu, mereka dipaksa mengakui kesalahan dan para pegawai tertawa terbahak bahak menyaksikan adegan telanjang tanpa mengenakan pakaian seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam — hingga hari ini korban tak berani keluar rumah, dihantui rasa malu dan takut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anak-anak itu hanya mengambil brondolan sawit yang jatuh. Bukannya ditegur atau dimusyawarahkan secara adat, malah dihina di depan orang,” ujar seorang warga, menahan geram.

Kanit Reskrim Polsek Sultan Daulat Iptu Adi Prayudi, SH saat dikompirmasi juga membenarkan terjadinya pelecehan pada anak dibawah umur tersebut. ” Kita akan panggil pihak pihak yang terlibat pelecehan anak-anak Sultan Daulat tersebut. Ujarnya Singkat.

Kemiskinan yang Dimanfaatkan

Ketiga korban berasal dari keluarga yang hidup pas-pasan. Di desa ini, brondolan sawit sering menjadi harapan warga untuk sekadar menambah uang belanja harian. Alih-alih memahami kondisi ekonomi masyarakat sekitar, oknum pegawai PT. Asdal justru menjadikan kemiskinan ini sebagai alasan untuk menghukum anak-anak secara keji.

“Raja tega. Mereka tahu keluarga korban tak punya kuasa melawan perusahaan,” kata Pimpinan LSM Suara Putra Aceh

Pelanggaran Berat UU Perlindungan Anak

Tindakan ini jelas melanggar UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pasal 58 ayat (1) dan Pasal 65 menegaskan hak anak untuk dilindungi dari segala bentuk kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh telah menerima laporan dan berjanji mengawal kasus ini. “Kami akan memastikan korban mendapat pendampingan psikologis dan hukum,” ujar perwakilan LSM Suara Putra Aceh.

Perusahaan Bungkam

Saat dihubungi via WhatsApp oleh media, manajemen PT. Asdal dan humasnya tak memberi tanggapan. Diamnya perusahaan semakin memicu amarah warga dan aktivis.

Tuntutan Warga: Hukum dan Adili!

Masyarakat Desa Lee Langge dan sejumlah aktivis meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan. Selain proses hukum, korban juga membutuhkan pemulihan psikologis serta dukungan ekonomi bagi keluarga mereka.

“Jangan biarkan kemiskinan dijadikan alasan untuk menginjak harga diri anak-anak kami,” tegas seorang ibu korban sambil menitikkan air mata.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa di tengah gempuran industri, perlindungan terhadap anak dan martabat manusia harus menjadi prioritas, bukan korban pertama yang dikorbankan demi kepentingan bisnis.(@).

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru