ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
LANGKAT,Teropong Barat.com – Akses transportasi di tiga desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kini kembali normal setelah pembangunan Jembatan Bailey darurat selesai dilakukan. Infrastruktur ini menggantikan jembatan utama yang hancur diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu,Senin (26/1/2026)
Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter tersebut menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balok, dan Desa Banjaran Raya.
Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yon Zipur TNI AD, PT Langkat Nusantara Kepong Kebun Besilam (LNK Kebun Besilam) serta pemerintah desa setempat.
Peninjauan Pangdam I/Bukit Barisan
Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, meninjau langsung lokasi jembatan pada awal pekan ini. Ia menegaskan bahwa kecepatan penanganan infrastruktur pascabencana sangat bergantung pada semangat gotong royong antarinstansi dan masyarakat.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk kolaborasi semua pihak. Sinergi inilah yang menjadi motor penggerak utama dalam memulihkan akses mobilitas warga dengan cepat,” ujar Pangdam di sela peninjauan bersama unsur Muspika dan tokoh masyarakat.
*Swadaya Masyarakat dan Peran Swasta*
Kepala Desa Besilam Bukit Lembasa, Susilawati Br Sembiring, mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang membantu warga keluar dari isolasi wilayah. Ia menyoroti peran aktif warga dalam mendukung teknis pembangunan di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat Desa Besilam Bukit Lembasa dan Kebun Balok yang secara swadaya menyediakan konsumsi bagi para pekerja,” ungkap Susilawati.
Ia juga memberikan catatan khusus terhadap peran sektor swasta dalam pemulihan ini. “Kontribusi CSR dari PT Langkat Nusantara Kepong Kebun Besilam sangat dirasakan manfaatnya, terutama dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan darurat ini,” tambahnya.
*Fokus pada Pemulihan Psikososial*
Selain perbaikan infrastruktur, pemulihan pascabencana di wilayah ini juga menyasar sektor pendidikan dan mental anak-anak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Sejak masa tanggap darurat, bantuan senilai ratusan juta rupiah telah disalurkan. Selain logistik pangan, ratusan paket perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis dibagikan di posko pengungsian untuk memastikan kegiatan belajar anak-anak tetap berjalan.
Dengan beroperasinya Jembatan Bailey ini, urat nadi perekonomian dan distribusi hasil tani di Kecamatan Wampu – Padang Tualang diharapkan segera pulih sepenuhnya.
Pewarta:Lufti

















































