Belasan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen, KOPPLING Minta Pemkab Batubara Tutup PT.SBGE Sei Balai

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024 - 00:40 WIB

40390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA | Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan Batu Bara (KOPPLING) menguak tentang kebocoran Limbah milik Perseroan Terbatas Sei Balai Green Energy (PT. SBGE) yang meluap hingga mencemari sekitar areal persawahan milik warga Petani yang berada di kecamatan Sei Balai, kabupaten Batu Bara, propinsi Sumatera Utara.

 

Rabu, 13 Maret 2024 sekira pukul 14.25 wib kepada beberapa media diungkapkan Ketua KOPPLING Muhammad Farhan, prihal kebocoran Limbah akibat jebolnya Tangki BIOGAS milik PT. SBGE bisa dibuktikan dengan ditemukannya cairan berwarna coklat pekat kehitaman yang berasal dari Pabrik pengolahan tepung tapioka PT.SBGE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut kesaksian warga sekitar pabrik kala mendampingi Tim KOPPLING saat turun ke lokasi guna investigasi langsung, ditemukan Limbah milik PT.SBGE tersebut sudah meluap hingga kejalan dan juga telah mencemari aliran persawahan warga yang berdekatan dengan pabrik.

 

Masih dari fakta lapangan, secara lugas dibeberkan oleh Ketua KOPPLING bahwa mereka menemukan kisaran belasan Hektar tanaman padi warga yang terhampar di areal persawahan sekitar PT.SBGE bakal terancam gagal panen akibat luapan Limbah milik perusahaan Tapioka tersebut yang sudah sering mengalir disepanjang persawahan warga bukan sekali dua kali saja.

 

Oleh karenanya KOPPLING sendiri mendesak supaya Pihak Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Batu Bara bersama Polres Batu Bara segera menyegel dan menutup sementara Pabrik pengolahan Tapioka atau Bio Ethanol milik PT.Sei Balai Green Energy dikarenakan jebolnya tangki Biogas milik perusahaan tersebut.

 

“Yang kita khawatirkan nantinya luapan limbah PT.SBGE tidak hanya meluap ke jalan dan kesawah warga, namun juga mengalir dan mencemari Air Sumur Warga”, pungkas Muhammad Farhan dengan nada tegas.

 

Selanjutnya KOPPLING juga meminta agar Dinas terkait dan penegak Hukum tidak main mata dengan pengusaha dan segera mengambil tindakan tegas terhadap PT. SBGE sampai mereka membenahi instalasi pengolahan limbahnya. Sembari mengganti rugi dan melakukan pemulihan lahan warga yang sudah terdampak tercemari limbah.

 

Sementara itu, senada dengan Muhammad Farhan. Salah seorang tokoh Pemuda Kabupaten Batu Bara, juga merupakan aktivis Lingkungan Hidup diwilayah Sumbagut. Nazli Aulia, S.H secara tegas meminta kepada Kapolres Batu bara untuk segera menyelidiki penyebab meledaknya tabung Biogas dari produksi Bio Ethanol PT.SBGE beberapa waktu lalu.

 

“Kita wajib heran, kenapa sampai pada saat ini tidak adanya ‘POLICE LINE’ ataupun garis polisi diseputar Tempat Kejadian Perkara. Aneh rasanya jika Polisi di Batu Bara tidak mengetahui tentang insiden tersebut”, ungkapnya.

 

Maka sebab itu, legal pula rasanya bila Nazli meminta kepada pihak Kepolisian Resort Batu Bara untuk segera melakukan penyelidikan terkait penyebab meledaknya tabung biogas yang berukuran besar di PT. SBGE yang berada di daerah Sei Balai.

 

Sedang sehubungan dengan kebocoran Limbah dari tangki milik PT.SBGE itu, jika tidak dilakukan tindakan tegas secepatnya oleh pihak berwenang baik Pemerintah Daerah maupun aparat penegak Hukum setempat. Maka tak segan pihaknya bersama KOPPLING akan mengangkat persoalan ini hingga ke ranah Nasional dan bahkan ke kancah Internasional seperti ke WHO ataupun UNEP PBB. (red/tim/saiber)

Berita Terkait

Kadus Sentosa Pematang Nibung Klirifikasi Galian C: Bukan Perdagangan, Melainkan Program Mencetak Sawah Rakyat
Tim Sat Samapta Polres Batu Bara gelar patroli roda-4 di exit tol Lima Puluh untuk antisipasi kejahatan jalanan
Sat Lantas Polres Batu Bara Gelar Patroli Blue Light dan Pengawasan SPBU di Lima Puluh  
Stok BBM di Kabupaten Batu Bara Umumnya Cukupi, Beberapa SPBU Alami Keterlambatan Distribusi  
Sat Samapta Polres Batu Bara Gelar Patroli Dialogis, Berikan Himbauan Kamtibmas dan Waspadai Hoaks
Polsek Labuhan Ruku amankan wisatawan di pantai Bunga dan pantai Bali pada hari Minggu
Polsek Labuhan Ruku amankan ibadah Minggu Paskah di enam gereja se-kecamatan datuk tanah datar
Sat Lantas Polres Batu Bara gelar patroli blue light di jalinsum sepanjang wilayah hukum

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru