Carut Marut Akhir Masa Jabatan H. Affan Alfian Bintang Walikota Subulussalam, Kades Kecewa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 15 Desember 2023 - 15:07 WIB

40310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat. Co. Puluhan Kepala Desa yang tergabung dalam ASOSIASI pemerintahan Kampung Sekota Subulussalam menyampaikan kekecewaannya atas belum dibayarkanya Gaji Perangkat desa selama 8 Bulan tahun 2023. Aksi protes kepala kampung tersebut disampaikan didepan kantor Dinas Keuangan daerah Kota Subulussalam. (18/12/2023).

Menurut ketua Apdesi Zulfan yang didampingi Wahda pengurus asosiasi pemerintah Desa sekota Subulussalam tersebut “Sudah delapan bulan para perangkat Desa tidak menerima Honornya, kegiatan didesa akhirnya banyak terbengkalai, pekerja Fardhu kifayah juga tidak dapat menerima honornya. Kita minta hari ini bertemu dengan Kepala dinas keuangan daerah, ingin mempertanyakan kemana Dana desa dan gaji gaji perangkat Desa, kenapa tidak diserahkan pada pemerintah desa.” Ujar Ketua Apdesi Kota Subulusslam.

Diduga kuat Gaji gaji perangkat desa dialihkan keberbagai acara seperti Jalan santai, Porkot, Lomba Makan Durian, lomba masak masak bagi kaum ibu, dihari IBU dan dikegiatan kegiatan lainnya, hingga Dana Yang peruntukkannya untuk perangkat desa dialihkan keacara acara serimonial tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ali Hasmi salah satu Aktivis Kota Subulussalam ” kita Minta BPKP, Kajati, dan BPK RI untuk segera mengaudit pengelolaan keuangan daerah kota Subulussalam. Ini sudah keterlaluan untuk Gaji pekerja Fardhu Kifayah saja tidak dibayarkan.” Kata Ali Hasmi Aktivis Kota Subulusalam itu.

Aksi Perangkat desa dan sejumlah kepala desa, usai tidak adanya tanggapan dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Subulussalam para kepala kampung melanjutkan aksinya ke DPRK Subulussalam.

Bahagia Maha dan H. Mukmin DPRK Subulussalam menyambut baik para Kepala desa sekota Subulussalam dalam menyampaikan kekecewaannya pada Wakil Rakyat Kota Subulusalam. “Kami akan coba memediasi, mendorong eksekutif dan melakukan pengawasan atas belum dibayarkan Gaji Gaji Perangkat desa. Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan gaji para perangkat kampung sudah kami Sahkan tahun 2022.

Anehnya Rudi Hartono Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah serta BUD diisukan sejumlah pihak tidak melaksanakan perintah atasannya untuk segera membayarkan Seluruhnya Gaji Perangkat Kampung, dan Membayarkan seluruh Item Pekerjaan di PUPR yang sudah selesai. Ketidak patuhan ini setelah beberapa kali kita mintai tanggapan Sekertaris Daerah untuk segera membayarkan Gaji para perangkat Kampung dan pembayarkan Pekerjaan kontraktor yang sudah selesai dan memiliki SURAT PENGANTAR untuk segera dibayarkan tanpa melanggar aturan.

Haji Mukmin anggota DPRK dari Partai Golkar juga menyampaikan Uang untuk Gaji para Perangkat sudah disiapkan. Padahal uang gaji perangkat sudah disiapkan pemerintah namun kita tanya pemerintah kota kemana UANG DESA padahal setiap bulannya sudah dikirim Pusat. Bahkan dilembaga DPRK sendiri juga terkendala pembayaran SPPD dan kegiatan kegiatan lainnya. Yang paling sedihnya para pekerja Pardhu Kifayah seperti Imam mesjid, bilal, yang belum dibayarkan selama delapan bulan, saya minta kepada Sekda dan Kaban segerakan pembayaran Gaji perangkat desa.” Ujar H. mukmin. DPRK dari Partai Golkar Kota Subulusslam.

Plt Sekda H. Sairun, S.Ag dipenyampaiannya pada kepala kampung, kerna kondisi keuangan daerah kita sejak tahun 2022 Defisit, berpengaruh disetiap sektor karena kondisi defisit daerah yang melanda Daerah kita. Kita minta Badan Pengelolaan keuangan daerah nanti akan menjelaskan berapa bulan yang bisa dibayarkan tahun ini. Saya kira Keuangan bisa menjelaskan secara pasti. Kapan dan berapa bulan bisa dibayarkan.” Ujar Sairun Sekda Kota Subulussalam.

Kaban Keuangan Hartono Bintang menjelaskan didepan para kepala kampung si Ruang Rapat DPRK Subulussalam bahwa sebenarnya sudah 43 Desa sudah dibayarkan untuk bulan 5-6. Dan kalau desa lainnya sudah siap berkasnya hari ini kita bayarkan. Kemampuan kita akan membayarkan untuk 6 Bulan saja untuk tahun 2023. Dan enam bulan lagi menjadi hutang ditahun 2024. Ujar Kaban Hartono Bintang menjelaskan kondisi keuangan daerah kota Subulussalam. //P.Lembong.**

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:35 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:08 WIB

Momen Haru Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DPW Komnas PPLH Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus DPD Kabupaten Madiun Raya

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Berita Terbaru