Subulussalam, teropongbarat.co (22 Maret 2025). Suasana haru dan penuh kasih sayang menyelimuti Kampung Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Para lansia di desa itu tak kuasa menahan air mata bahagia saat Haji Affan Alfian Bintang, mantan Walikota Subulussalam, hadir di tengah mereka, membawa kebaikan dan kepedulian yang tulus pada 22 Maret 2025.
Kedermawanan Haji Bintang bukan hanya sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari tradisi keluarga yang terus dilestarikan. Bahkan setelah tak lagi menjabat sebagai walikota, beliau tetap konsisten menebar manfaat bagi sesama. Keikhlasan dan kepedulian inilah yang menjadikan beliau begitu dicintai oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedekah Jariah, Amalan Paling Utama
Kisah ini mengingatkan kita pada satu peristiwa istimewa ketika Nabi Musa AS bertanya kepada Allah tentang amalan terbaik yang dapat dilakukan seorang hamba. Allah menjawab bahwa sedekah jariah memiliki derajat yang lebih tinggi daripada zikir dan salat.
Mengapa demikian? Sebab, zikir dan salat adalah ibadah yang bermanfaat bagi diri sendiri, sedangkan sedekah jariah terus mengalir manfaatnya bahkan setelah seorang hamba meninggal dunia. Ilmu yang bermanfaat, harta yang disedekahkan, dan amal baik yang diwariskan akan menjadi bekal abadi di akhirat.
Apa yang dilakukan oleh Haji Bintang adalah bukti nyata dari konsep ini. Beliau tidak hanya menolong dengan harta, tetapi juga dengan kasih sayang dan perhatiannya. Bantuan kepada kaum jompo bukan hanya memberi kebahagiaan sesaat, tetapi meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus mengalir.

Menghangatkan Hati dengan Sentuhan Kemanusiaan
Kehadiran Haji Bintang di Lae Motong bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah bentuk perhatian tulus yang menghangatkan hati para lansia. Mereka yang sering merasa kesepian kini mendapatkan kebahagiaan dan penghormatan.
Lebih dari sekadar memberikan bantuan materi, Haji Bintang hadir dengan waktu, senyuman, dan telinga yang mendengar. Sentuhan manusiawi ini jauh lebih berharga daripada sekadar pemberian materi semata.
Menginspirasi untuk Berbagi
Dari kisah ini, kita belajar bahwa kekayaan sejati bukanlah seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita bagi. Haji Bintang telah memberikan teladan bahwa sedekah jariah adalah warisan terbaik yang tak akan habis, tak akan pudar, dan akan selalu dikenang.
Semoga semangat berbagi ini terus menginspirasi lebih banyak orang. Mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan, sebagaimana yang Allah janjikan:
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, di setiap bulir ada seratus biji…” (QS. Al-Baqarah: 261)
Haji Affan Alfian Bintang telah menanam benih kebaikan. Kini, giliran kita untuk menebar manfaat bagi sesama.//Arifin Rao**

















































