Kasus Dugaan Malapraktek di RSUD Subulussalam Jadi Sorotan, Atas Meninggalnya Pasien Anak

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:57 WIB

40358 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kasus dugaan malapraktik di RSUD Subulussalam masih terus menjadi sorotan. Keluarga korban A mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas, sementara pihak rumah sakit menyatakan bahwa penanganan pasien telah sesuai prosedur.

Kronologi:
A. Pada 19 Februari 2025, A dibawa ke RSUD Subulussalam karena demam dan muntah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

B. Dokter jaga, dr. Arjuna Selian, menolak rawat inap dan hanya memberikan obat Paracetamol dan Hufaidon.

C. Lima menit kemudian, kondisi A memburuk dan meninggal dunia meskipun telah mendapat perawatan infus.

Tudingan Malapraktik:
– Keluarga A melihat kejanggalan, A aktif bermain sebelum diberi obat, namun kondisinya memburuk drastis setelah mengonsumsi obat.

– Pihak RSUD berjanji menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, namun janji tersebut tidak ditepati.

– Permintaan untuk menyita obat dan melakukan otopsi diabaikan.

Pernyataan Resmi RSUD:
– RSUD Subulussalam menyatakan bahwa penanganan pasien di IGD telah sesuai prosedur.

– Pasien dalam kondisi stabil saat diizinkan pulang dan diberi obat sesuai indikasi.

– Pihak RSUD menghargai kritik dan saran dari masyarakat.

Desakan Keluarga Korban:

– Keluarga A menuntut sanksi berat terhadap dr. Arjuna Selian dan meminta agar yang bersangkutan diberhentikan dari profesinya.

– Mereka mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini.
Kejelasan Kasus:
– Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada keputusan resmi mengenai dugaan malapraktik.
– Pertemuan antara keluarga korban, pihak rumah sakit, dan pihak terkait terus dilakukan untuk mencari solusi.//Tim.inv.@

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 05:34 WIB

Kapolres Bantaeng Beri Materi Saat Hadiri Penandatanganan (MOU) Kerjasama Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BOVP) dengan Disnakerin

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB