LSM Suara Putra Aceh & Ampes Kritik Tarif Parkir RSUD Subulussalam yang Memberatkan Pasien

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 19:48 WIB

40393 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, l Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Putra Aceh Kota Subulussalam sejak awal pembangunan RSUD Subulussalam telah mengkritik sistem tarif parkir yang dianggap memberatkan pasien dan keluarga pasien. Pemerintah sebelumnya berdalih kebijakan tersebut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengamanan lokasi parkir (21/02/2025).

Anton Tin, pimpinan LSM Suara Putra Aceh, menyatakan, “Nyata selama pengelolaan parkir dilimpahkan pada pihak ketiga, banyak kendaraan masyarakat hilang, dan terjadi pencurian baterai sepeda motor, spion, dan lainnya. Pengelolaan parkir ini harus segera direformasi agar tidak menyulitkan pasien dan keluarga pasien.” LSM Suara Putra Aceh menyatakan sepakat dengan tuntutan Ampes, organisasi pemuda dan mahasiswa yang peduli terhadap pembangunan Kota Subulussalam.

Terpisah, Ampes menyayangkan sistem tarif parkir elektronik di RSUD Subulussalam Barat yang mirip dengan mal di kota besar. Sistem ini menerapkan tarif berdasarkan waktu, sehingga keluarga pasien yang hanya sebentar menjenguk tetap dikenakan biaya penuh. Hal ini dinilai tidak tepat dan memanfaatkan kondisi sulit pasien dan keluarga mereka untuk mencari keuntungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikhwan Sambo dari Ampes menjelaskan, “Seharusnya keluarga pasien diberi kartu khusus untuk keluar masuk dan cukup membayar sekali.” Ia menambahkan kebijakan ini tidak tepat untuk Subulussalam karena masyarakatnya belum memiliki pendapatan ekonomi yang memadai. “Kebijakan ini menambah beban masyarakat,” tambahnya.

Rumah sakit daerah seharusnya membantu masyarakat yang berobat, bukan menambah beban biaya bagi pasien dan keluarga. “Kami meminta Pemerintah Kota Subulussalam mengkaji ulang sistem parkir tersebut,” tegas Ikhwan Sambo. “Jika Pemkot ingin meningkatkan PAD, jangan dengan memanfaatkan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru