PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH MENGKLAIM HALALKAH UANG PKH YANG NANTI BERUJUNG HUTANG KE NEGARA LAIN DAN ANAK ANAK KITA MENANGGUNG BEBAN BIAYA ITU SELAMA PULUHAN TAHUN NANTI

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 19 Februari 2025 - 22:49 WIB

40184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR NEGARA SUDAH MEMILIKI HUTANG 8000 TRILYUN LEBIH DAN BELUM HUTANG BUMN ATAU HUTANG SUWASTA YANG PASTI HARUS DI BAYAR DENGAN CARA MENAIKKAN BBM ATAU SEKTOR PAJAK DAN MAHALNYA PERIZINAN UNTUK MASYARAKAT LUAS

Di tahun 2025 awal bulan Januari Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menyalurkan kembali BANTUAN melalui PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)
TAHAP KE 3

1.Balita usia 0-6 Rp. 750.000
2.Ibu hamil Rp. 750.000
3.umur 25-40 Rp.700.000
4.Siswa SD Rp. 225.000
5.Siswa SMP Rp. 225.000
6.Sisws SMA Rp. 500.000
7.Lansia berusia Rp. 600.000
8.Penyandang disabiltas Rp. 600.000

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buruan Daftarkan diri Kalian.Akses website resmi Kementerian Sosial. Batas Pendaftaran Sampai 28 Februari 2025

Pendaftaran Bantuan PROGRAM KELUARGA HARAPAN ( PKH ) akan di Claim atau dihubungi dalam jangka 1×24 setelah mendaftar.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH Menghimbau kepada PEMERINTAH PUSAT, DPR RI, DPD RI, PRESIDEN RI, jangan mengambil langkah langkah yang membuat Masyarakat akan terbebani lagi dengan masalah hutang NEGARA ke peminjam modal. Apalagi suku bunganya sangat memberatkan kantong APBN negara.

Masyarakat membutuhkan lapangan pekerjaan yang luas dengan gaji bulanan yang jelas halal. Maka PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menghimbau agar permasalahan ekonomi saat ini di fokuskan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Sudah banyak Masyarakat yang kesulitan bisa mencari uang agar bisa makan hari ini.

Di himbau juga peran MUI agar menuntun dan menasehati Pemerintah agar tidak mengambil kebijakan yang akan merugikan pemerintah.

Masyarakat perlu pekerjaan tetap dan gaji bulanan yang HALAL dan bukan membutuhkan bantuan singkat yang sebenarnya tidak banyak bermanfaat.

Kebutuhan dalam kehidupan Masyarakat perbulannya bagi yang sudah berumah tangga membutuhkan biaya 6 juta standarnya. Karena harus bayar kontrakan.
Bila para mentri tidak bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk Masyarakat dengan gaji yang sesuai kebutuhan yang sesuai.
PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH mengkawatirkan Masyarakat akan mengalami kemiskinan yang lebih exstrem serta berdampak buruk untuk masadepan INDONESIA.

Cara cara instan yang dilaksanakan Pemerintah pusat harus dikaji ulang dampaknya untuk Masyarakat kedepannya.

Mengapa para ahli ekonomi INDONESIA bungkam. Padahal masih ada ide ide bagus agar pemerintah bisa membuka kerjasama dengan eropa dan timur tengah untuk bersama sama menciptakan peluang bagus

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH juga menghimbau agar pemerintah mendukung penuh pembukaan lahan baru untuk Masyarakat. Menciptakan Proyek pertanian yang lebih maju.

Para nelayan juga membutuhkan perhatian pemerintah pusat agar di berikan proyek nasional agar bisa memaksimalkan pekerjaannya di lautan INDONESIA yang sangat kaya.

Jangan lupakan nasehat para pejuang di masalalu bahwa kemerdekaan INDONESIA harus di syukuri dan dikelola dengan sebaik baiknya untuk Masyarakat INDONESIA.

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru