PT Laot Bangko Dikecam, Pembangunan “Paret Gajah” Rugikan Warga Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:58 WIB

40314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh – Pembangunan “Paret Gajah” oleh PT Laot Bangko di Divisi I Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, menuai kecaman dari masyarakat adat dan kelompok tani setempat. Proyek pembangunan tembok pembatas sepanjang 5×3 meter ini dinilai merampas akses jalan menuju lahan perkebunan warga yang berada di dalam area Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Puluhan warga, termasuk Ramadin, Erbina Berasa, Tiamah Manik, Andi Swandi, dan Pamel Solin, telah melayangkan surat keberatan kepada Muspika Penanggalan pada 10 Juni 2025. Mereka memblokade jalan sebagai bentuk protes terhadap pembangunan yang dianggap sewenang-wenang tersebut. Warga menyatakan lahan perkebunan mereka berada di lokasi yang akan dibangun tembok pembatas, sehingga akses menuju kebun mereka terputus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mendesak Muspika Penanggalan, pemerintah kampung, dan Pemerintah Kota Subulussalam untuk segera turun tangan menyelesaikan permasalahan ini. Mereka berharap adanya solusi alternatif yang dapat mengakomodasi hak-hak masyarakat dan mencegah kerugian lebih lanjut akibat pembangunan “Paret Gajah” oleh PT Laot Bangko. Kejadian ini kembali menyoroti konflik agraria yang kerap terjadi antara perusahaan besar dan masyarakat di Aceh, khususnya di Subulussalam. Pemerintah diharapkan dapat bertindak tegas dan adil dalam menyelesaikan sengketa ini.//Tim Inv. **.

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru