Repro Aceh “DPRK Subulussalam Jangan Menghambat Program Presiden di Pembahasan APBK

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:40 WIB

40406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial lanjutan (9/01/2025). DPRK Subulussalam tak hadir rapat Banmus APBK Subulussalam 2025 Terkendala.

Lagi.. Lagi Dewan perwakilan rakyat kota (DPRK)Subulussalam tak mau hadir mengikuti Rapat Banmus tanpa alasan, penindaklanjutan pembahasan APBK Subulussalam diruang rapat DPRK.

Sejumlah wakil rakyat dari berbagai Fraksi di DPRK tak terlihat batang hidungnya untuk sekedar mengikuti rapat Banmus guna percepatan penyelesaian pembahasan APBK Subulussalam 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hanya tampak 4 orang DPRK dari Fraksi Hati Nurani Rakyat(Hanura) sempat menunggu berjam jam atas kedatangan dan kerelaan anggota DPRK Subulussalam agar rapat Banmus berjalan sebagaimana harapan masyarakat kota Subulussalam, setidaknya harus Qorum dari 10 jumlah Tim Banmus.

Ade Fadli Pranata Bintang ketua DPRK Subulussalam menyatakan ” Kami telah membuat tiga(3)kali acara seperti ini dan mengundang anggota Banmus DPRK Subulussalam namun semuanya serasa percuma, karena tidak qorum.

Dari kejadian Rapat Banmus berulang kali gagal, Peluang untuk penerapan Perwal dapat dilakukan oleh Pemerintah Kota padahal waktunya sudah mepet. Namun kalo sepakat tadi percepatan pembahasan APBK 2025 sempat dilakukan. Kata Ade Ketua DPRK Subulussalam menjelaskan.

Krisis Kepercayaan Masyarakat Pada DPRK Subulussalam, Menguat Akan Didemo Rakyat

Padahal DPRK Subulussalam baru seumur jagung dilantik. Hampir semua anggota Dewannya sudah melakukan pinjaman kredit rata-rata 300-500 juta Rupiah. Apakah hal ini yang membuat sejumlah anggota dewan dikota Subulussalam mulai bermalas-malasan menjalankan tugas pokoknya sebagai lembaga legislatif. Krisis kepercayaan rakyatpun semakin menjadi-jadi atas tidak adanya inisiasi yang kuat dari sejumlah DPRK Subulussalam untuk membahas APBK Subulussalam 2025.

malah Publik sudah mendesak Ketua DPRK Subulussalam Ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat(DPRK) yang Enggan Bahas APBK 2025. Wakil rakyat harus utamakan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah bukan berebut POKIR untuk dirinya dan kelompoknya. Demikian krisis kepercayaan masyarakat pada lembaga Wakil Rakyat Kota Subulussalam.

Sekertaris Relawan Prabowo Aceh Adi Subandi “DPRK Subulussalam Jangan Menghambat Program Presiden Prabowo di Pengesahan APBK. Sejumlah program strategis Nasional seperti penguatan tanaman pangan dan peningkatan gizi dan lainnya saling berkaitan ke APBK Subulussalam. DPRK Subulussalam jangan hanya memikirkan kepentingan EGO nya sendiri. Terkait HAUS POKIR.” Ujar Adi Subandi Sekertaris REPRO Aceh tersebut.

Sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam dianggap berbagai pihak penghambat pembangunan di Kota Subulussalam. Pasalnya sampai saat ini belum ada tanda-tanda pembahasan APBK Subulussalam tahun 2025. Padahal Menteri Keuangan telah mengeluarkan surat peringatannya pada seluruh Kabupaten Kota untuk percepatan penyelesaian pembahasan anggaran daerah termasuk kota Subulussalam. Bahkan DPRK Subulussalam dianggap IMPOTEN dan lebih memintingkan EGO nya daripada ikut serta melaksanakan tugas pokoknya sebagai DPRK di Subulussalam.

Pemerintah kota Subulussalam melalui Sekdako menjelaskan pada awak medya.
“Terkait APBK Eksekutif (Pemerintah kota) sudah menindaklanjuti seluruh proses yang ada, tinggal dari pihak DPRK Subulussalam menjadwalkan pembahasan. informasi yang kami dengar pihak internal DPRK yang belum sepakat sehingga jadwal jadwal yang disusun dan diagendakan belum bisa berjalan dengan baik” Ujar Sairun Sekdako Subulussalam.

Sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan LSM Suara Putra Aceh menilai bahwa keterlambatan pembahasan APBK tidak hanya mencerminkan kurangnya tanggung jawab anggota dewan, tetapi juga berpotensi merugikan Subulussalam secara keseluruhan. Hal ini mengingat anggaran merupakan instrumen vital untuk mendukung keberlangsungan program-program pemerintah daerah dan mendukung program strategis Presiden yaitu penguatan ketahanan pangan dan penerapan makanan sehat dan bergiji bagi rakyat.

“Kami meminta Ketua DPRK Subulussalam untuk terbuka kepada masyarakat. Siapa saja anggota dewan yang enggan membahas APBK 2025? Jangan sampai kepentingan pribadi atau kelompok mengorbankan kepentingan rakyat banyak,” Ujar salah satu tokoh masyarakat, Adi Subandi Relawan Prabowo Aceh tersebut.

Sejumlah Forkopimda juga menyesalkan tindakan anggota DPRK Subulussalam yang tak sudi melakukan percepatan pembahasan anggaran APBK 2025.

Menurutnya sejumlah Forkopimda, jika APBK tidak dibahas tepat waktu, dampaknya akan sangat besar, mulai dari terhambatnya proyek pembangunan hingga tidak terbayarnya honor bagi tenaga kontrak, guru, dan petugas kesehatan serta inflasi daerah. Kondisi ini juga akan mempengaruhi stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat berharap keterlambatan ini tidak berlarut-larut dan meminta para Wakil Rakyat untuk segera menyelesaikan tanggung jawabnya. Jika tidak, masyarakat mengancam akan melakukan aksi protes(DEMO) sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja DPRK Subulussalam.

“Anggota DPRK dipilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan memperjuangkan kepentingan pribadi. Jika tidak sanggup menjalankan tugas, lebih baik mundur,” tegas Adi Subandi.

Hingga berita ini diturunkan, polemik pembahasan APBK 2025 di Subulussalam masih menjadi sorotan. Publik terus menanti langkah tegas pemerintah kota keterlibatan Forkopimda dalam menyelesaikan masalah tersebut. // Anton tin. **

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru