Satpam Harusnya Profesional, Bukan Bergaya Preman: Kasus Penganiayaan oleh Oknum Security PT BDA Dilaporkan ke Polisi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 17:54 WIB

40132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.com – Tindakan kekerasan bergaya premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum satuan pengamanan (security) PT BDA terhadap seorang warga Kampung Sepang, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, kini berujung pada laporan polisi.

Korban yang mengalami luka serius akibat penganiayaan tersebut saat ini tengah dirawat intensif di RSUD Subulussalam. Peristiwa ini menarik perhatian publik, termasuk kalangan legislatif Kota Subulussalam.

Anggota DPRK Subulussalam, Hasbullah SKM MKM, turut memfasilitasi pendampingan hukum bagi korban dengan menunjuk Yayasan Lentera Keadilan Subulussalam (LEKAS) sebagai kuasa hukum. Hasbullah bersama anggota Komisi D, Asmardin Bancin, serta Wakil Pimpinan DPRK, Rasumin Pohan, juga telah menjenguk korban secara langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum korban, Arianto SH dari LEKAS, menyatakan bahwa laporan resmi telah dilayangkan ke Polres Subulussalam dan korban sudah menjalani visum. “Kami menerima penunjukan dari Bapak Hasbullah sebagai kuasa hukum korban. Kami berharap proses hukum berjalan secara objektif dan adil,” ujar Arianto, Jumat (23/5).

LEKAS bersama keluarga korban mendesak PT BDA untuk bertanggung jawab atas insiden ini dan menuntut agar pelaku diproses sesuai ketentuan hukum. Laporan polisi telah diterima dengan nomor register LP/B///SPKT/Polres Subulussalam.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap praktik-praktik kekerasan yang dilakukan oleh oknum security. Satpam seharusnya menjadi pengayom keamanan, bukan justru menjadi pelaku premanisme yang mencoreng nama institusi.//Anton Tin**

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru