Satu Bulan Berlalu, Kasus Dugaan Malapraktik Dokter RSUD Subulussalam Tetap Menggantung, Anak Meninggal Usai Minum Obat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:21 WIB

40248 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh l Satu bulan telah berlalu sejak kematian tragis bayi A di RSUD Kota Subulussalam, namun kasus dugaan malapraktik yang menyelimuti peristiwa ini masih menggantung tanpa kejelasan. Janji-janji manis dari pihak rumah sakit dan Asisten I Pemko Subulussalam untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan terbukti hanya isapan jempol. Keluarga bayi A kini merasa diabaikan dan kecewa atas lambannya penanganan kasus ini.

Peristiwa bermula pada 19 Februari 2025, saat orang tua A membawa sang buah hati ke RSUD Subulussalam karena demam dan muntah-muntah. Mereka memohon agar A dirawat inap, namun permohonan tersebut ditolak oleh dr. Arjuna Selian dengan alasan, “Saya dokter Arjuna yang mengetahui kondisinya.” A hanya diberi obat Paracetamol dan Hufaidon lalu dipulangkan.

Lima menit kemudian, kondisi A memburuk drastis. Keluarga kembali membawa A ke rumah sakit, namun sayang, nyawanya tak tertolong meskipun telah mendapat perawatan infus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejanggalan yang Mencurigakan

Keluarga A melihat kejanggalan yang signifikan. Sebelum diberi obat, A masih aktif bermain meskipun muntah. Namun, setelah mengonsumsi obat yang diberikan dr. Arjuna Selian, kondisinya memburuk dengan cepat hingga meninggal dunia.

Pertemuan antara keluarga A, pihak rumah sakit, perwakilan pemerintah, LSM, pers, dan polisi telah dilakukan. Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit berjanji akan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan meminta keluarga untuk tidak melaporkan kasus ini ke pihak berwajib atau menyebarkannya di media sosial. Namun, janji tersebut hingga kini tak ditepati. Sejak pertemuan tersebut, pihak RSUD Subulussalam tidak menunjukkan itikad baik dan tanggung jawabnya.

Desakan Hukum dan Investigasi Independen

Didampingi Ketua DPD Lembaga Pemantau Tipikor Nusantara, Hasan Gurinci, keluarga A mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas. Penjelasan dr. Arjuna Selian yang menyatakan A mungkin “tersedak” obat hingga masuk ke paru-paru dianggap tidak masuk akal dan tidak memuaskan. Permintaan untuk menyita obat yang diberikan dan melakukan otopsi juga diabaikan.

Ketidakjelasan dari pihak rumah sakit dan absennya kunjungan belasungkawa kepada keluarga semakin memperkuat kecurigaan atas dugaan kelalaian medis. Hasan Gurinci menegaskan komitmennya untuk mendampingi keluarga korban hingga mendapatkan keadilan dan berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti kasus ini. Keluarga A menuntut sanksi berat terhadap dr. Arjuna Selian dan bahkan meminta agar yang bersangkutan diberhentikan dari profesinya. Kepercayaan publik terhadap RSUD Subulussalam kini tengah diuji.//Tim.inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru