“Siluman” di Balik Pelatihan Rp 2,4 Miliar Subulussalam: Usulan Warga Diduga Fiktif

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 23:31 WIB

402,682 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Subulussalam, Aceh – Skandal pelatihan Rp 2,4 miliar di Medan kembali menguak fakta mengejutkan. Usulan pelatihan pertukangan dan kelistrikan senilai miliaran rupiah yang diduga diselipkan oknum pejabat tertentu, ternyata bukan berasal dari musyawarah warga. Hal ini semakin memperkuat kecurigaan adanya kongkalikong dalam proyek pelatihan mewah yang menelan biaya Rp 30 juta per peserta.

LSM Aliansi Peduli Indonesia (API) Kota Subulussalam semakin gencar menyoroti kejanggalan ini. Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK), Hamdansyah, kembali menegaskan ketidaktahuannya akan detail pelatihan yang diselenggarakan oleh Global Edukasi Prospek (GenPro). Ia menekankan bahwa DPMK hanya bertugas memberikan edukasi dan pengawasan, bukan mengelola dana pelatihan yang sudah disetujui melalui… musyawarah desa yang dipertanyakan keabsahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LSM API, Adi Subandi, menganggap pernyataan Hamdansyah sebagai pengakuan implisit atas adanya penyimpangan. Ia menduga kuat adanya oknum yang memanfaatkan celah sistem untuk memasukkan usulan pelatihan fiktif ke dalam APBDes. Desakan kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus ini semakin menguat.

Global Edukasi Prospek (GenPro), melalui perwakilannya Wandi, tetap bersikukuh pelatihan akan berjalan sesuai jadwal (Undangan No. 003/GenPro/III/2025). Namun, keengganan Wandi memberikan keterangan lebih lanjut semakin menimbulkan kecurigaan.

Koordinator Tenaga Ahli Pendamping Desa Kota Subulussalam Drs Hawari menegaskan ketidakikutsertaan mereka dalam inisiasi pelatihan. Mereka hanya memfasilitasi musyawarah desa, dan menyatakan tidak pernah menemukan usulan pelatihan tersebut dalam musyawarah. Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan bahwa usulan pelatihan adalah “siluman” yang diselipkan tanpa sepengetahuan warga.

Kasus ini bukan hanya soal transparansi anggaran, tetapi juga tentang kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa. Apakah usulan pelatihan tersebut benar-benar mewakili aspirasi warga, atau hanya akal-akalan oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan? Pertanyaan ini harus dijawab secara tuntas melalui investigasi yang transparan dan akuntabel. Publik Subulussalam menantikan keadilan dan pengungkapan dalang di balik skandal ini.//Tim Inv.

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru