Walikota Subulussalam Hadiri Munas APEKSI Surabaya : Dorong Kolaborasi Digital Untuk Perekonomian Lokal

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Kamis, 8 Mei 2025 - 09:37 WIB

40132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, teropongbarat.com.//Walikota Subulussalam, Haji Rasit Bancin, didampingi Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Perindagkop), H. Junifar, S.Sos, menghadiri Munas VII APEKSI di Surabaya. Kunjungan ini menunjukkan komitmen Subulussalam dalam mengembangkan transformasi digital untuk mendukung perekonomian lokal.(8 Mei 2025).

Munas VII APEKSI yang berlangsung di Surabaya mencakup berbagai acara, termasuk Forum Nasional Komunikasi dan Digital (KomDigi), Indonesia-Korea Smart City Forum & Business Matching, Coaching Clinic, dan Expo KomDigi. Acara ini merupakan kolaborasi antar lembaga pemerintah dan swasta, baik dari dalam dan luar negeri.

Kepala Dinas Perindagkop Kota Subulussalam, H. Junifar, menjelaskan bahwa partisipasi Subulussalam difokuskan pada pembelajaran dan kolaborasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta pengembangan smart city. “Kami ingin mempelajari berbagai solusi dan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Subulussalam dan mendukung perkembangan dunia usaha,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara puncak dimunas ini adalah Indonesia-Korea Smart City Forum yang menghadirkan diskusi tentang kolaborasi dan peluang Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta presentasi dari perusahaan-perusahaan Korea yang menawarkan solusi TIK dan smart city. “Walikota Subulussalam hadir untuk mendukung terwujudnya semangat kolaborasi dan inovasi digital, sekaligus mencari solusi bagi persoalan TIK dan smart city di Subulussalam,” tambah Junifar.

Expo KomDigi, Coaching Clinic, dan Business Matching yang berlangsung selama tiga hari juga menjadi target kunjungan Walikota Subulussalam untuk mendapatkan informasi dan peluang kerja sama. Partisipasi Subulussalam dalam Munas APEKSI ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi percepatan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.(*Anton Tin).

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru