Walikota Subulussalam Harus Fokus Target Pembangunan: Demo dan Skandal sebagai Pengigat Bagi HRB

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:05 WIB

40129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial TB (19/06).
Demo warga Subulussalam hari ini 19 Juni 2025 menyoroti krisis kepercayaan terhadap pemerintahan HRB. Ketidakpuasan publik diakumulasikan dari beberapa masalah krusial:

– Dugaan limbah beracun PT MSB II: Pencemaran yang diduga dilakukan perusahaan ini telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan nelayan. Warga menuntut pemerintah daerah untuk bertindak tegas dan melindungi kepentingan masyarakat.
– Proyek “Paret Gajah” PT Laot Bangko: Pembangunan ini dinilai menghalangi akses masyarakat pekebun, menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menyelesaikan konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan.(Resolusi Konflik)
– Tunggakan gaji dan tunjangan tenaga medis RSUD Subulussalam: Masalah keuangan daerah yang menyebabkan keterlambatan pembayaran gaji tenaga kesehatan menunjukkan kurangnya prioritas pada kesejahteraan masyarakat.
– Skandal pelatihan senilai 2,4 miliar: Dugaan penyelewengan anggaran ini semakin memperkuat ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya fokus pemerintah daerah pada pembangunan jangka panjang dan kesejahteraan masyarakat. Janji kampanye yang tidak ditepati dan penanganan masalah yang lamban hanya akan memperburuk krisis kepercayaan.

Solusi yang dibutuhkan:

– Transparansi dan akuntabilitas: Pemerintah daerah harus transparan dalam pengelolaan anggaran dan bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang diambil.
– Penanganan tegas terhadap pelanggaran lingkungan: Perusahaan yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan harus diberi sanksi tegas.
– Penyelesaian konflik agraria secara adil: Pemerintah harus menjadi mediator yang adil dalam menyelesaikan konflik antara masyarakat dan perusahaan.
– Prioritas pada kesejahteraan masyarakat: Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pembayaran gaji dan tunjangan tenaga kesehatan, honorer harus menjadi prioritas utama.

Kasus Subulussalam ini menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah di Indonesia untuk lebih memprioritaskan pembangunan jangka panjang dan kesejahteraan rakyat daripada kepentingan politik jangka pendek. Kepercayaan publik adalah modal utama bagi keberhasilan pembangunan daerah.(*).

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru