PT Laot Bangko Diduga Rusak Irigasi PDAM Kota Subulussalam Memakai Alat Berat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 7 Juni 2023 - 09:36 WIB

40485 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jontor-Subulussalam, teropongbarat.co.7/6/23. Perusahaan daerah untuk kebutuhan air minum warga sekitar penanggalan dan kecamatan Simpang kiri yang berada di desa Jontor kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam diduga dirusak Perusahaan Perkebunan dengan cara mengorek lahan Perkebunan dilokasi Irigasi Penampungan Air PDAM kota Subulussalam.

Dari Pantauan awak medya terjadinya kerusakan lingkungan dari aktivitas usaha perkebunan Sawit PT Laot Bangko disepanjang sumber air PDAM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah seorang warga berinisial Tinambun menyebutkan pada awak medya ” ini akibat ulah PT Laot Bangko yang selalu mengorek ngorek lahan dilokasi Irigasi PDAM sehingga satu satunya Sungai air PDAM terganggu bahkan terancam Jebbol. Karena PT Laot Bangko guna memperlebar usaha perkebunannya sampai ke Bibir sungai. Inilah yang membuat air minum yang dirasakan warga seringkali mati dan saluran air selalu terganggu. Ungkap salah satu warga Jontor.

Satu sisi masyarakat Jontor mengganggap ini adalah kelalaian pemerintah Kota Subulussalam, melalui Dinas Lingkungan hidup (DLHK) atas tingginya kerusakan lingkungan Konservasi yang merupakan penyangga kehidupan masyarakat. Masyarakat meminta agar kegiatan PT Laot Bangko dihentikan disepanjang sumber air minum PDAM. Karena diduga kerusakan lingkungan karena pembukaan lahan dan alih fungsi dengan ini masyarakat, bahkan meminta LSM pecinta lingkungan hidup agar merekomendasikan untuk mengkaji ulang Perpanjangan HGU PT Laot Bangko yang diduga merusak lingkungan hidup dan DAS Perioritas tersebut.///Anton**

Berita Terkait

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:25 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Sabtu, 18 April 2026 - 12:03 WIB

Semangat Kebersamaan, Babinsa dan Warga Kompak Perbaiki Jalan Tani

Sabtu, 18 April 2026 - 07:29 WIB

Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian

Rabu, 15 April 2026 - 16:55 WIB

BRI Cabang Bantaeng Tegaskan Proses Lelang Agunan Debitur Telah Sesuai Ketentuan

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Kegiatan Posyandu, Warga Antusias Ikuti Pelayanan Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli Waris, Ketua RW Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng

Selasa, 14 April 2026 - 14:07 WIB

Pastikan Penyebab Kematian Aipda M. Taufik, Tim Otopsi Dokpol dari Biddokkes Polda Sulsel Gelar Ekshumasi

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

Dua Remaja Korban Hanyut di Air Terjun Parampangi Ditemukan Meninggal Dunia di Pesisir Pantai

Berita Terbaru