Bertajuk Kearifan Lokal “Mengklimbisi” Pentas Seni SMP N-1 Salak Sukses Meriah

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 20:25 WIB

4092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, TeropongBarat.com/Pelaksanaan acara  Pentas Seni SMP N-1 Salak hari ini berlangsung dengan sukses. Pentas bertajuk “Kearifan Lokal Mengklimbisi” ini merupakan puncak pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan raport bagi siswa-siswi sekolah ini.

Dihadapan seluruh undangan yang memenuhi halaman sekolah kebanggaan kota Salak ini, sejumlah pelajar memerankan lakon Mengklimbisi, dimana orang tua mendoakan seorang anak yang baru lahir, dengan harapan agar hidup sianak senantiasa terlindungi, terhindar dari mara bahaya, serta bahagia sepanjang hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Drama kolosal ini juga memperlihatkan gambaran kondisi kehidupan budaya, sosial dan ekonomi masyarakat Pakpak pada jaman dahulu. Lakon kehidupan yang kini juga banyak diabadikan dalam rupa tarian Pakpak seperti tatak menapu kopi, tatak menabi page dan lain sebagainya.

Kami sengaja memilih tema ini, dimana tradisi Mengklimbisi merupakan sebuah budaya sakral dam masyarakat Pakpak yang penuh milai spritual, dimana doa-doa dari orang tua dipanjatkan bagi sang Pencipta atas kelahiran sorang anak, supaya hidupnya senantiasa dalam lindungan Nya, jelas Ketua Panitia, Wahyudi Hakim Gultom,S.Pd.

Kegiatan ini sekaligus untuk mendukung bakat dan talenta anak-anak didik kami, menggali potensi dan kemampuan mereka khususnya dibidang seni, ucap Kepala SMP N 1 Salak, Tumpak Banurea, S.Th.

Terimakasih atas pendidikan adat budaya yang dibagikan kepada anak-anak kita, oleh tim pengajar SMP N 1 Salak, ucap Sekretaris Dinas Pendidikan Pakpak Bharat, Juanda Bancin, S.Pd yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Pakpak Bharat.

Mngklembisi adalah sebuah kerja adat dalam budaya Pakpak. Lajimnya ketika seorang anak baru lahir ditengah keluarga, orang tua, kula-kula atau mereka yang dituakan akan datang dengan penganan berupa daging ayam yang dipotong mengikuti aturan adat (mrsendihi), bagian tertentu dari ayam diserahkan kepada sibayi dan orang tuanya, disertai dengan doa dan pengharapan agar kelak sibayi akan hidup sehat, terhindar dari marabahaya, berkecukupan dan hidup sejahtera.//ujungmaster24,..

Berita Terkait

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba
Kunjungan Lapangan Sekolah Rakyat di Pakpak Bharat
Musrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong EkonomMusrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong Ekonomi dan Peningkatan SDM

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru