Tanaman Jagung Seluas 5-Ha Di Tahap Awal Tumbuh Subur Di Areal Food Estate

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 3 Mei 2023 - 17:28 WIB

40293 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat.co/Para petani di kawasan Food Estate, Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu tali Urang Julu melakukan proses pemupukan dan penyemprotan tanaman jagung di atas areal seluas lima hektare yang telah ditanam jagung pada tahap awal pelaksanaan penanaman program ketahanan pangan Nasional ini.
Tanaman jagung ini telah memasuki usia 38 hari setelah tanam, perlu dilakukan penyemprotan guna mengendalikan hama dan gulma, jelas Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP saat ditemui dilokasi.

Adei Johan menambahkan bahwa areal seluas lebih kurang 1.800 ha yang telah dipersiapkan akan dikelola dan ditanami secara bertahap dengan tanaman jagung sebagai tanaman komoditas utama.
Kita akan terus awasi pelaksanaannya, termasuk pengembangan kedepannya, ini kan masih tahap awal seluas lima hektare, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita tingkatkan terus, tentunya kita sesuaikan dengan jadwal, rencana dan tahapan yang telah kita susun bersama para petani dan pihak offtaker, jelas dia kemudian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adei Johan juga menjelaskan, sesuai komitmen awal bahwa pihaknya bersama pemerintah, petani dan offtaker yang telah disepakati, bahwa tanaman jagung akan menjadi komoditas utama dan perioritas di areal Food estate ini, hal ini mengingat tanaman jagung dianggap cocok dengan kondisi geogerafis dan kondisi tanah di areal ini, disamping bahwa para petani dianggap sudah sangat familier dengan tanaman satu ini.

Ya, jadi sejak awal memang kita sepakat untuk bertanam jagung, dan ini yang kita kembangkan saat ini, sangat cocok di daerah ini, jelas dia.
Pantauan dilokasi, tanaman jagung tumbuh cukup subur di areal seluas 5 hektare. Beberapa petani terlihat bekerja di lahan masing-masing, melakukan pemupukan dan penyemprotan serta berbagai pengerjaan lainnya.

 

( Amrizal Ujung#24 )

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB