Bupati Hadiri Rakor Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan PLTMH Kombih III Di Aula Kodim 0206/ Dairi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 11 Mei 2023 - 13:36 WIB

40299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat.co/Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pengadaan Tanah Pembangunan PLTMH Kombih III di Aula Kodim 0206/Dairi (11/06/2023).
Rapat Koordinasi ini dilaksanakan guna mempercepat proses pengadaan tanah pembangunan PLTMH Kombih III di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan siltellu Tali Urang Jehe.

Diketahui Pemerintah melalui PT.PLN Persero tengah menggarap pembangunan PLTMH Kombih III dengan kapasitas 45 MW guna membantu suplai energi di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, Dairi dan sebagian wilayah Aceh.
Koordinasi ini dilaksanakan guna menyamakan persepsi akan pentingnya pembangunan yang menjadi salah satu proyek strategis Nasional ini, untuk menghindari konflik-konflik kepentingan yang mungkin bisa terjadi dalam proses pembangunannya.
Perwakilan PT.PLN Persero Wilayah Sumbagut, Andy Rizky mengungkapkan, Pemerintah akan menggelontorkan dana yang besar untuk pembangunan ini.

Pembangunan konstruksinya akan segera dimulai apabila pengadaan tanahnya sudah selesai, jelas dia.
Sementara Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengajak seluruh pihak untuk turut serta membantu suksesnya pembanguan ini.
Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang tentunya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, saya mengajak kita semua yang hadir di sini untuk bisa memberikan perhatian dan atensi penuh, mari kita satu langkah dan satu bahasa untuk mpengadaan tanah ini supaya lekas selesai, saya sampaikan kepada semua pihak begitu juga Camat dan para Kepala Desa harus turut membantu, pesan Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pertanahan kabupaten Pakpak Bharat, Mindo Desima Sianturi merinci, total 80 ha tanah akan dibebaskan untuk keperluan konstruksi dan pendukungnya dalam pembangunan PLTMH Kombih III ini. Dari 80 ha ini ada 20 ha tanah yang masuk wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, dimana 17 ha merupakan areal milik masyarakat dan sisanya merupakan areal hutan.
Ini karena letak proyek ini berada di perbatassn wilayah Sumatera Utara dan Aceh, jelas dia.

 

( Amrizal Ujung#24 )

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB