Nia Berbicara Banyak Tentang Memahami Perasaan Sebagai Ibu Bapak Dan Anak Dalam Acara ” Parenting Day “

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:08 WIB

40137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salak, Teropong Barat.com/Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor menjadi Pembicara dalam “Parenting Day’ yang diselenggarakan SMP N-1 Salak di Gedung Serba Guna, Salak (09/10/2025). Dalam forum yang diikuti para orang tua siswa SMP N-1 Salak ini, Nia sapaan akrabnya berbicara banyak tentang bagaimana memahami perasaan sebagai seorang ibu, bapak dan anak dalam hubungan keluarga.

Manusia mengalami beragam perasaan dari emosi sepanjang hidupnya. Namun apakah kita sudah mengendalikan perasaan-perasaan tersebut? Bagaimana kita menerima emosi baik, buruk, dan jelek. Semuanya berperan dalam kita menjalani hidup yang bahagia, bijaksana, dan bermakna terutama dalam keluarga. Nia menyampaikan bahwa ternyata anak-anak menyerap dan meniru perilaku orang tua sebagai proses belajar alami untuk memahami dan berinteraksi dengan dunia sosial mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut penelitian, porsi terbesar sumber kebahagiaan anak adalah orang tuanya. Anak yang bahagia cenderung akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih positif, lebih mudah berteman dan diajak bekerjasama, termotivasi untuk belajar, serta memiliki empati yang besar, jelas Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor.

Parenting Day ini diselenggarakan SMP N 1 Salak dengan mengundang seluruh orang tua peserta didik di sekolah ini dengan mengambil tema “Pentingnya pola asuh anak yang tepat sebagai pondasi pembentukan karakter, prestasi dan relasi sosial anak”. Kepala SMP N 1 Salak, Tumpak Banurea, S.Th menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan guru dan orang tua yang hebat, serta mampu memahami kebutuhan anak sesuai karakter mereka masing-masing.

Kami temukan bahwa ternyata perilaku anak-anak kita berbeda-beda setiap tahun. Maka untuk tujuan itu kami bentuk kelas binaan yang langsung ditangani oleh guru-guru bimbingan konseling yang kami punya. Anak-anak yang memiliki karakter perilaku yang agak berbeda dari yang lain, katakanlah agak bandal, kurang disiplin dan sebagainya, mereka dibimbing dan dibina dikelas binaan. hasilnya kami lihat perilaku-perilaku buruk anak semakin hilang, jelas Tumpak Banurea.

Selain Ny. Juniatry Franc Berhard Tumanggor, dalam kegiatan ini juga menghadirkan Sri Ngayomi Yudha Wastuti, S.Psi, M.Psi, seorang psikolog dari Universitas Muhamadyah Sumatera Utara sebagai pembicara. Dia berbicara banyak bagaimana mengatasi perilaku penyimpangan perilaku anak termasuk kecanduan game online dan media sosial, terpapar konten negatif, gaya hidup yang tidak sesuai dengan usianya sendiri, hubungan percintaan dan nikah usia dini, anak merokok dan menggunakan vape, kemampuan akademik anak rendah, labil dalam mengendalikan emosi, serta kurangnya sopan santun anak.

Dengan parenting yang tepat, sinergitas yang baik antara sekolah dan orang tua dalam membimbing anak menuju masa depan yang lebih baik serta meningkatkan potensi akademik anak-anak. Namun demikian peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ini semua, jelas Sri Ngayomi.//timtbnewspb25

Berita Terkait

Turnamen Bola Voli Piala Bupati Pakpak Bharat Cup V Resmi Dibuka, 12 Tim Putra Siap Berlaga
Satgas PRR Sumut-Aceh Tinjau Pemulihan Pascabencana di Pakpak Bharat, 13 Indikator Masuk Kategori Hijau
Pemkab Pakpak Bharat Bahas Persetujuan Pembangunan SPBU, Diharapkan Atasi Kelangkaan BBM
Bupati Pakpak Bharat Temui Wamenkes, Bahas Penguatan Fasilitas dan SDM Kesehatan
MASIH BERDIRI MESKI BELUM SELESAI
Danrem 023/KS Kunjungi Situs Mata Air Sisingamangaraja XII di Pakpak Bharat Pakpak Bharat — Komandan Korem
Heboh Harimau Sumatera Muncul di Kuta Saga Pakpak Bharat, Satu Ekor Sapi Dimangsa
Bupati Pakpak Bharat Tandatangani Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Cegah Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru