Program Ketahanan Pangan Yang Mulai Dirasakan Petani Manfaatnya, Salah Satunya Tanaman Kentang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 19 Juni 2023 - 11:25 WIB

40336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat co/Program Ketahanan Pangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui pengembangan tanaman Holtikultura mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat petani di Kabupaten ini.
Salah satunya seperti diceritakan oleh Marihot Munthe, Anggota Kelompok Tani Mborgang di Desa Boangmanalu yang melakukan pemanenan tanaman kentang varietas Granola (G1) beberapa waktu lalu.

Lumayanlah pak, panen kita kali ini, ungkap dia bersemangat.

Marihot Munthe mengurai, butuh ketekunan ekstra bagi budidaya tanaman kentang ini., mengingat jenis tanaman satu ini masih tergolong baru bagi kalangan petani di Kabupaten Pakpak Bharat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenis Tanaman kentang memang masih jarang di budidayakan Para Petani Pakpak Bharat, khususnya di Desa Boangmanalu, jadi kita coba menanam, bagaimana hasilnya, ini terbukti per batang bisa menghasilkan umbi 800-1.500 gram, di ketinggian 1000 MDPL, jadi tanaman kentang cocok di Desa Boangmanalu, ungkap pak Marihot Munthe.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor melalui Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP menjelaskan, pengembangan tanaman kentang ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Pemerintah Pakpak Bharat dalam upaya mempercepat Kabupaten Pakpak Bharat sebagai Daerah yang mandiri dan berdaulat secara pangan.

Bibit kentang Varietas Granola (G1) ini berasal dari Penangkar Bibit Kentang di Desa Kuta Dame, pada tahun 2022 kemarin kita sediakan banyak bibit pertanian termasuk bibit kentang ini, jelas Adei Johan Banurea.

Diketahui Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, banyak membantu para Petani di Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya melalui penyediaan bibit tanaman unggul, pupuk, dan obat-obatan pertanian. Upaya ini sejalan dengan cita Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor yang menginginkan Kabupaten Pakpak Bharat yang mandiri dan berdaulat pangan.

Cepat atau lambat, masyarakat Pakpak Bharat yang nduma dan sejahtera harus tercapai, apapun caranya, ungkap Bupati dalam banyak kesempatan.

 

( UMMAT#24 )

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB