Kalah Konsep Dengan Istilah Gemoy, Pengamat : Paslon Lain Kurang Kreatif

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 3 Desember 2023 - 01:10 WIB

40359 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Direktur P3S, Jerry Massie menyimak soal komentar kubu lawan paslon Prabowo Subianto (Capres) dan Gibran Rakabuming Raka (Cawapres), soal istilah Gemoy, Santuy dijadikan Gimik Politik 2024.

Menurutnya Jerry, semua Capres dan Cawapres pasti mempunyai strategi politik melalui gimik masing-masing.

“Prabowo dengan tariannya itu, Saya kira kan sah-sah saja dan gak dosa itu bagian politik entertainlah. Lagian Anies sama Ganjar bikinlah gaya-gaya lain, jangan ngiri,” kata, Jerry Massie kepada Rakyat News, pada Jumat, 1 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh Karena itu, Jerry menganggap terhadap paslon Capres dan Cawpres lain yang memang kurang konsep dan strategi dalam hal itu.

“Ya baiknya jangan menyinggung strategi Capres dan Cawapres lain, harusnya kalau punya gaya dan strategi mah. Gak akan takut dengan Gemoy,” imbuh dia.

Dengan begitu, Jerry menilai sikap seperti menyinggung serta membuly terhadap gaya orang lain.”Apalagi gaya Gemoy sedang di gandrungi orang banyak. Yang iri berarti miskin gaya atau konsep,” tuturnya.

Ia merasa khawatir terhadap paslon Capres dan Cawapres yang selalu menyinggung gaya lawan politik justru akan di tinggal para pemilih.

Terakhir, Jerry menyampaikan bahwa semua paslon Capres dan Cawapres pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan.

“Jadi, konsep di lawan dengan konsep bukan singgung menyingung,” tutupnya.

(RED)

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB